| Rabu, 27 Juni 2007 | NASIONAL |
SOSOKDidasari Cinta
LAMA tidak meramaikan dunia perfilman tanah air, tiba-tiba sutradara dan aktor senior Slamet Rahardjo Djarot muncul di Tugu Proklamasi Jakarta. Ditempat tersebut dia ikut memperjuangkan korban lumpur Sidoarjo yang nasibnya tidak menentu. Bersama beberapa rekan dia mendirikan Forum Kebersamaan Penanggulangan Bencana Negara (FKPBN). Menurutnya, kegiatan yang dilakukannya itu didasari adanya rasa cinta terhadap sesama. Bila ada cinta dia yakin segala persoalan akan lebih ringan dirasakan. Dia memperingatkan kepada masyarakat Indonesia agar sadar akan risiko bencana yang bisa terjadi di mana saja. ''Kita lihat di ramalan-ramalan para ahli, banyak bencana yang mengancam kita. Bisa saja besok giliran kita yang dihampiri bencana. Sebelum dihampiri, kita harus mampu berempati kepada orang-orang yang kebetulan terkena bencana,'' ujarnya. Dia mengatakan, orang Indonesia aneh karena hanya bisa merasakan bencana setelah mereka terkena bencana. ''Bencana merupakan ancaman bersama, kita juga harus memikirkannya bersama. Tidak peduli dari suku apa, pekerjaan apa, agamanya apa,'' katanya. (Wahyu Wijayanto-46) | ||||