logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 27 Juni 2007 SEMARANG
Line

Lagi, 4 Warga Pungkursari Terjangkit Demam Berdarah

SIDOREJO- Empat warga RT 4 RW 3 Dukuh Pungkursari, Kelurahan Salatiga, kembali terserang penyakit demam berdarah (DB) dalam beberapa hari ini. Keempat warga tersebut, Dhinar Sasongko (32), Ny Tumijo, Indah Praptiningsih (23), dan seorang pembantu rumah tangga.

Akhir April lalu, empat warga wilayah itu juga telah terserang DB dan sudah berkali-kali pula tempat itu di-fogging atau dilakukan pengasapan. Keempat korban DB April lalu itu rumahnya berdekatan, antara lain Prabowo (20) warga RT 7 RW 3 Pungkursari, Ita (17) warga RT 3 RW 3, dan Risma (2) warga RT 4 RW 3.

Setelah ada warga yang terjangkit DB lagi, mereka kemudian melaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga. Kemudian sejumlah petugas melakukan pengasapan untuk mengurangi penyebaran nyamuk Aides agepty dan jumlah pasien penderita DB, Selasa (25/6).

Sejumlah rumah warga yang berada di RT 2, 3, dan RT 7 Dukuh Pungkursari juga dilakukan pengasapan. Pengasapan dilakukan dalam radius 100 meter dari lokasi kejadian, menyesuaikan dosis obat yang dibawa petugas DKK.

Jadi Endemik

Dhinar, penderita DB dan kini sedang rawat jalan mengatakan, di daerahnya memang sudah menjadi endemik penyebaran penyakit tersebut.

Warga sekitar sering terjangkit, meskipun di daerahnya beberapa kali mendapat pengasapan. Sebagai contoh, Ny Tumijo yang baru pulang dari rumah sakit tiga tiga hari lalu akibat kasus yang sama, dan Indah yang sempat menginap sehari di RS DKT. Indah bahkan sempat dilarikan ke RS Elisabeth Semarang serta ditangani dokter selama empat hari.

Artini Yomosuharso (64), Ketua RW 3 Pungkursari menjelaskan, warga sudah sering diberi penyuluhan pemberatasan nyamuk dengan program 3 M (menguras, menutup, dan mengubur). Mereka juga melakukan pemeriksaan jentik nyamuk seminggu sekali dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Dalam tahun ini, di daerahnya sudah ada delapan kasus warga yang terkena DB. Untuk itu, dia berharap, warga mau menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing guna mencegah meningkatnya kasus penderita DB.

Kepala DKK dokter Suryaningsih meminta agar warga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan PSN.

Warga juga diminta segera memeriksakan diri di balai pengobatan jika ada keluarganya yang terserang penyakit dengan tanda-tanda seperti DB. (J12, H2-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA