| Rabu, 27 Juni 2007 | SEMARANG |
Ditemukan Luka Memar di Wajah dan TengkukMESKI nyawa Cahyo Widodo (16) tak tertolong dalam perjalanan, para pengantarnya tetap membawa jenazah korban ke rumah sakit di Kota Semarang. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, belakangan diketahui korban meninggal disebabkan penganiayaan berat. Pada bagian wajah korban, terdapat sejumlah luka memar akibat pukulan benda tumpul. Demikian pula di bagian tengkuk Cahyo, yang terdapat lebam cukup lebar. Hasil pemeriksaan medis itu, diperkuat keluarga korban saat memandikan jenazah sebelum diberangkatkan ke pemakaman umum Desa Lebosari Kecamatan Kangkung, Kendal, Minggu (27/5) siang lalu. Berdasarkan informasi dan data-data tersebut, aparat dipimpin Kanit Resmob Sat reskrim Polres Kendal Iptu Edy Prasetyo melakukan penyidikan. Diawali dengan mengumpulkan keterangan dari Asih Wulandari (16). Dari wanita yang disebut-sebut sebagai teman dekat Cahyo itu, polisi mengantongi dua nama yang patut dicurigai. Yakni, mantan teman dekat Asih, Budiono alias Degek (19) dan Ahmad Kam dani Sokan alias Joker (20). ''Setelah mengumpulkan bukti-bukti yang kuat, Senin (25/6) malam kami kemudian menangkap kedua tersangka di rumah masing-masing. Ikut diamankan sepeda motor Mega Pro yang digunakan tersangka untuk berbuat kejahatan. Kasus pembunuhan tersebut, diduga kuat dilatar-belakangi cinta segitia,'' ungkap Kapolres Kendal AKBP Tjahyono Prawoto SH melalui Kanit Resmob Iptu Edy Prasetyo, kemarin. (G15-16) |