| Rabu, 27 Juni 2007 | SEMARANG |
Tersangka Pembunuhan Siswa PGRI Dibekuk
KENDAL- Dua tersangka kasus pembunuhan terhadap Cahyo Widodo (16) warga RT 2 RW 2 Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kendal, Senin (25/6) malam diamankan aparat Resmob Satreskrim Polres Kendal. Keduanya, Budiyono alias Degek (20) warga RT 4 RW 1 Desa Kertomulyo Kecamatan Brangsong, Kendal, serta rekannya Ahmad Kamdami Sokan alias Joker (19) warga RT 3 RW 6 Desa Sidorejo, Brangsong. Beberapa saat setelah ditangkap, Degek mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara menggigit urat nadi tangan kanannya. Namun, upaya itu keburu dipergoki dan berhasil digagalkan petugas. Tersangka nekat melakukan perbuatan itu, diduga karena kalut dan malu. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, setelah dilakukan pemeriksaan, kemarin siang, kedua tersangka dititipkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) kelas IIA Kendal. Tindak pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (26/5) sekitar pukul 19.00 di jalan Desa Dempelrejo, Ngampel, Kendal itu diduga kuat dilatarbelakangi cinta segitiga. Degek dibakar cemburu buta, lantaran mantan kekasihnya, Asih Wulandari (16) siswi kelas II SMA PGRI 1 Kendal diketahui telah menjalin ''hubungan'' dengan korban Cahyo Widodo siswa kelas I SMA PGRI 1 Kendal. Berawal dari sana, Degek kemudian mengajak Joker untuk membuat ''perhitungan'' terhadap Cahyo. Niat tersebut mendapat dukungan dari Joker. ''La piye, dikerjai po, wonge,'' (Cahyo-Red),'' ujar Joker mengulang kalimat dukungan kepada Degek pada waktu itu, ketika ditemui di mapolres, kemarin. Diduga Kecelakaan Setelah muncul kesepakatan, Sabtu (26/5) malam, Degek dan Joker dengan mengendarai motor Mega Pro mulai melakukan pencarian terhadap Cahyo Widodo. Upaya itu membuahkan hasil, keduanya mengetahui calon korbannya sedang mengendarai motor Shogun H-3120-CD seorang diri di sekitar alun-alun Kota Kendal. Degek yang mengemudi motor langsung mengejar Cahyo. Menduga ada gelagat kurang baik, Cahyo melarikan diri dengan motornya. Aksi kejar-kejaran antara dua sepeda motor yang dikendarai anak-anak muda itu pun terjadi. Tiba di jalan Desa Dempelrejo, Ngampel (sekitar 5 kilometer ke arah selatan Kota Kendal), motor yang dikemudikan Cahyo dapat disusul Degek cs. Saat dua motor melaju sejajar, Joker yang duduk membonceng, langsung menendang Cahyo. Akibatnya, korban bersama motor Shogun yang dikendarainya terjatuh di tepi jalan sepi. Joker langsung turun dari boncengan, serta bergegas menghampiri korban. Ia kemudian melayangkan sejumlah pukulan ke wajah korban yang tak berdaya, bahkan Joker juga sempat menginjak tengkuk korban yang berada dalam posisi tertelungkup. Usai ''mengerjai'' korbannya, dua pelaku melarikan diri. Beberapa saat kemudian, Cahyo ditemukan warga di sekitar lokasi, serta langsung membawanya ke RSUD Dr Soewondo Kendal. Warga awalnya menduga, Cahyo korban kecelakaan lalu lintas tunggal. Lantaran pihak RSUD Soewondo, tidak sanggup menangani luka-luka yang diderita, korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit Kota Semarang. Di tengah perjalanan, korban tak tertolong jiwanya. (G15-16) |