| Rabu, 27 Juni 2007 | SEMARANG |
Diprotes, Sebar Pamflet Porno dan Stiker AntinarkobaDEMAK- Aksi simpatik membagikan stiker antinarkoba kepada pengguna jalan oleh sejumlah elemen masyarakat bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Demak, mendapat protes banyak pihak. Pasalnya, bukan hanya stiker yang diberikan kepada pengguna jalan, tetapi juga pamflet dari produk alat kontrasepsi yang berisi gambar-gambar porno. Dalam pamflet itu tertulis balada kama sutra yang dilengkapi gambar-gambar dua insan berlainan jenis sedang melakukan hubungan seks. Kontan saja hal itu membuat warga yang diberi pamflet protes. Namun, ada sebagian yang hanya mendiamkan dan membuangnya di jalan. Pembagian stiker antinarkoba dilakukan oleh BNK Demak dengan melibatkan Kesbanglinmas, PKK, Polres, dan KNPI. Mereka menyebarkan di depan terminal, pertigaan Sampangan, dan lampu pengatur lalu lintas atau pertigaan jalan lingkar selatan Kota Demak. Perangi Narkoba Menurut anggota KNPI Ahmad Ghufron, pembagian stiker antinarkoba dilakukan dalam rangka memperingati Hari Antinarkoba Internasional yang dikemas dalam aksi simpatik dengan mengajak masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba. Sejumlah kendaraan yang berhenti di pertigaan jalan lingkar diberi stiker dan ada yang langsung dipasangkan di depan kendaraannya. Namun sayang, bersamaan dengan itu juga dibagikan pamflet dari produsen kondom yang isinya gambar panas. Tertera di dalamnya kama sutra memberikan petunjuk teknis berbagai jurus bercinta yang variatif dan membawa kenikmatan. Mereka mengaku membagi pamflet, karena peringatan Hari Antinarkoba Internasional bersamaan dengan HIV/AIDS. Selain mendapat protes dari pengguna jalan, protes juga disampaikan Amir Darmanto, anggota DPRD dari PKS. Menurut dia, pemberian pamflet seperti itu mencoreng citra Demak sebagai Kota Wali yang menjunjung moralitas. Dalam lembar pertama pamflet, tertulis untuk kalangan terbatas. Artinya, bukan untuk umum, apalagi disebarluaskan kepada pengguna jalan. ''Kami akan menyampaikan protes keras kepada BNK Demak. Ini jelas tidak bisa dibenarkan,'' tegasnya. Ia juga mempertanyakan maksud dari pemberian gambar itu kepada masyarakat luas. ''Bukan begitu cara memberikan pendidikan seks yang baik,'' katanya. Ketua BNK Demak HM Asyiq mengaku terkejut menerima informasi itu. Pihaknya akan segera mengkonfirmasi pada mereka yang ikut dalam kegiatan tersebut. Saat digelar pembagian stiker dirinya sedang tugas diluar kota. (H1-37) |