SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Rabu, 20 Juni 2007

Drama pelarian Ceriyati, tenaga kerja wanita (TKW) asal Kedungbokor, Larangan, Brebes dari apartemen majikannya di Kuala Lumpur, Malaysia adalah potret buram yang merupakan wajah dominan para pembantu rumah tangga kita di luar negeri. Betapa mengenaskannya. Perempuan 34 tahun itu menggelantung pada untaian kain untuk turun dari lantai 15 Samarind Kondominium, Sentul Timur, Kuala Lumpur. Ketika sampai di lantai 12, dia bisa ditolong.

Pembangunan jalan tol di Indonesia tersendat-sendat. Lihatlah jalan tol Semarang-Solo yang sudah direncanakan tujuh tahun lalu namun sampai kini belum terealisasi. Memang akhirnya sudah mulai ada kejelasan dari segi pembiayaan dan rencana detil sudah akan segera diselesaikan. Namun masalah pembebasan tanah tetap akan membayangi.

BELAKANGAN ini berita mengenai pro-kontra PLTN relatif gencar mengisi halaman media massa. Pembaca media dengan mudah bisa memetakan bahwa pihak Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Menristek, Gubernur, dan Bupati Jepara, berada di pihak yang pro pembangunan PLTN di Semenanjung Muria, Kabupaten Jepara. Bupati Kudus menyatakan sikap yang berbeda dengan koleganya di Jepara.

BELAKANGAN ini media massa meramaikan polemik Singapura dan Indonesia tentang implementasi Defence Cooperation Agreement(DCA) yang ditandatangani di Bali 27 April 2007 lalu. Pasalnya Perumusan implementasi dari kesepakatan tersebut berkaitan erat dengan kedaulatan RI.Dari awal pembahasan,

KABUPATEN Kendal adalah salah satu wilayah eks karesidenan Semarang yang paling barat, berbatasan dengan Kabupaten Batang. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Temanggung, sebelah timur berbatasan dengan Kota Semarang,

ROB atau luapan air laut ke daratan, terutama di kota Semarang bagian bawah (dari Mangkang sampai Kaligawe) dirasakan semakin mengganggu aktivitas penduduk sejak 15 tahun terakhir ini. Penyebabnya antara lain karena peruntukan lahan di wilayah pantai dan kota-atas yang tidak seimbang.

Tanggal 7 Juni 2007 saya dan beberapa teman mendapat tugas perusahaan ke Jakarta. Kami beli tiket sekalian untuk pulang ke Semarang 8 Juni 2007 naik Sriwijaya Air SJ-220. Dari Jakarta jadwal pesawat berangkat pukul 18.05. Saat tiba di Jakarta, seorang teman ditelepon Sriwijaya Air, memberitahu penerbangan dari Jakarta ke Semarang diundur menjadi pukul 18.30.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA