logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Juni 2007 NASIONAL
Line

Sepasang Kekasih Nekat Bunuh Diri

KLATEN- Sepasang kekasih nekat mengakhiri hidupnya dengan minum insektisida bersama, kemarin (18/6). Korban adalah Budi Harjo (23) warga Dusun Modinan, Desa Segaran, Delanggu dan Novalina Kusumadewi (19) warga Tegal Weden, Tegalgondo, Wonosari.

Mereka ditemukan tersungkur di pintu kamar Budi. Pasangan tersebut dibawa ke RS PKU Muhammadiyah. Namun jiwanya tak terselamatkan.

Saat melihat keduanya kejang-kejang, Hartini, ibu Budi, kaget. Seketika dia memanggil sekaligus meminta tolong suami serta tetangga.

Menurut Supriyanto, tetangga korban, sebelum dibawa ke rumah sakit, Budi dan Nova, panggilan akrab gadis itu, diberi minum air putih dan air kelapa hijau.

"Saat diberi air kelapa, Nova muntah banyak tetapi kalau Budi nggak bisa muntah. Lalu kami bawa ke rumah sakit," kata dia.

Ayah Budi, Muhadi alias Jamin mengaku, tidak tahu latar belakang anak dan pacarnya nekat bunuh diri.

Minggu malam, Nova sengaja menginap di rumah Budi. Itu sudah biasa dilakukan sehingga pihak keluarga pria tidak mempermasalahkannya.

"Saya nggak ngerti kenapa bisa begini. Kami semua sudah merestui dan tidak ada larangan sama sekali. Bahkan mereka sudah tukar cincin," ujarnya.

Dokter Murtini yang ditemui di ruang IGD RS PKU Muhammadiyah menjelaskan, saat masuk rumah sakit kesadaran Budi sudah menurun, sedangkan Nova terus kejang-kejang. "Kami sudah memberi infus, bilas lambung, dan injeksi. Tetapi kondisi korban pria terus menurun, sedangkan yang perempuan bisa stabil dan langsung dirujuk ke RS Islam Klaten," ujarnya.

Dia memperkirakan, mereka minum insektisida lima jam sebelum dibawa ke rumah sakit. Keduanya tak terselamatkan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu kaleng insektisida merek Akodani 200 eg isi 100 ml di atas meja kamar. Diperkirakan korban sengaja membeli bahan kimia itu. Sebab selama ini keluarga tersebut tidak pernah menggunakan racun serangga. Keluarga tersebut juga bukan sebagai petani.

Menurut polisi, masih ada sisa racun di dalam kaleng, sekitar seperlima. Kedua jenazah sudah divisum untuk memastikan penyebab kematiannya. Polisi masih mengusut latar belakang kejadian itu, namun dari informasi yang berhasil dikumpulkan, diduga keduanya nekat bunuh diri karena rencana pernikahan keduanya tertunda. (J6-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA