logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Juni 2007 MURIA
Line

WORO WORO

Jepara Kekurangan Ikan AirTawar

JEPARA- Kabupaten Jepara masih kekurangan 53,3 ton ikan konsumsi, khususnya jenis ikan air tawar. Produksi sekarang masih belum mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Jepara.

"Kebutuhan ikan air tawar selama satu tahun mencapai 103,2 ton, sedangkan pembudidaya ikan yang ada sekarang hanya mampu memroduksi sebanyak 45,9 ton," kata Ymt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jepara, Soetedjo.

Pemerintah terus berupaya memacu perkembangan produksi ikan dari para pembudidaya dengan memberikan sejumlah bantuan. Untuk tahun 2007, dana penguatan modal yang diberikan mencapai Rp 1,75 miliar. Bantuan tersebut diberikan dengan bunga lunak yang hanya sebesar 6 persen per tahun. (J4-76)

Delapan Amunisi Aktif Ditemukan

PATI - Delapan butir amunisi yang diperkirakan digunakan dalam Perang Dunia II, belum lama ini ditemukan di tebing sungai RT 6 RW 4, Desa Beketel, Kecamatan Kayen. Saat ini, amunisi buatan Jerman tersebut diamankan di Kompi Brimob Pati.

Kapolres AKBP Drs Darto Juhartono melalui Kasatreskrim AKP Sulkhan SH mengemukakan, pengamanan amunisi itu berdasarkan laporan salah seorang warga. "Kebetulan yang menemukan adalah warga yang sedang melintas di sungai dan langsung kami tindak lanjuti," ucap Sulkan, Senin (18/6).

Sementara itu, Komandan Kompi (Danki) Brimob Pati AKP Kurnia Hadi SH SIK membenarkan adanya temuan delapan amunisi yang saat ini digudangkan di kesatuannya. (fen-69)

524 Siswa Ikuti Ujian Kejar Paket C

KUDUS - Sebanyak 524 pelajar SMA sederajat dari 38 sekolah yang tak lulus ujian nasional (UN), mulai Selasa (19/6) 13.00-17.30 mengikuti ujian Kejar Paket C. Kegiatan tersebut bersamaan dengan ujian 281 siswa Kejar Paket C formal.

"Ini sudah menjadi pilihan terbaik untuk memperbaiki kegagalan UN," kata Kepala Dinas Pendidikan Kudus, Abdul Hamid, kemarin.

Tempat penyelenggaraan ujian Kejar Paket C di SMKN 1 (27 ruangan) dan SMA 2 untuk Kejar Paket C formal. Kejar Paket C mengujikan enam mata pelajaran yakni Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Bahasa Inggris, Sosiologi, Tata Negara, Bahasa Indonesia, dan Ekonomi untuk IPS. Sedangkan IPA, mengujikan PKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. (son-54)

Dikaji Usulan Ubah PT RSM

REMBANG - DPRD diharapkan tidak tergesa-gesa menyetujui perubahan nama perusahaan holding Pemkab Rembang dari PT Rembang Sejahtera Mandiri (RSM) menjadi PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ).

Dewan terlebih dulu harus mencermati maksud Pemkab yang menginginkan perubahan nama itu.

Ketua Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Bambang Wahyu Widodo, kemarin, mengemukakan, pada APBD 2006 DPRD telah menggelontorkan dana Rp 25 miliar untuk PT RSM. "Kenyataan di lapangan, dana APBD 2006 untuk penyertaan modal di PT RSM itu justru dicairkan PT RBSJ. Secara normatif, seharusnya PT RSM-lah yang berhak mencairkan dana modal investasi itu," tandasnya.

Dia menyebutkan, jika Pemkab ingin PT RBSJ yang menerima dana modal investasi Rp 25 miliar, seharusnya pergantian nama pada awal sebelum pencairan dana. "Namun yang terjadi di sini terbalik. Uang dicairkan dulu, baru nama diganti belakangan. Padahal, PT RSM itu didirikan atas dasar peraturan daerah (perda). " (H19-69)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA