logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Juni 2007 SEMARANG
Line

Akta Hibah Kaveling Palir Diserahkan

  • Penyelesaian Masalah Cakrawala Baru

BALAI KOTA - Penyelesaian persoalan eks warga Cakrawala Baru, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat sudah memasuki babak baru. Setelah terkatung-katung setahun lebih, sebagian warga telah memperoleh kepastian tempat tinggal baru mereka.

Kepastian itu didapatkan dengan penyerahan akta hibah kaveling tanah di Kampung Palir, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan kepada warga. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Mahfudz Ali kepada perwakilan warga di Ruang Data Balai Kota, Senin (18/6).

Acara itu disaksikan Asisten Tata Praja Soemargono, Kabag Pemerintahan Kelurahan Sri Martini, serta unsur Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kecamatan Semarang Barat. Dari unsur pemilik tanah Cakrawala, hadir Dr Ir Nelwan Dipl HE dan Hadi Harsono.

''Kita patut mengucap syukur karena satu tahap ke arah penyelesaian masalah Cakrawala Baru sudah terlampaui,'' kata Mahfudz.

Penyerahan itu dilakukan kepada 46 eks warga Cakrawala Baru, yang telah setuju direlokasi ke Kampung Palir. Mereka masing-masing memperoleh kaveling seluas 60 meter persegi, untuk pembuatan tempat tinggal. Di luar mereka, masih banyak warga yang menginginkan pindah ke tempat lain.

''Yang masih menjadi persoalan, proses pembangunan rumah warga. Sebab, pengembang baru bersedia membangun minimal untuk 100 unit rumah,'' tambahnya.

Sertifikat HM

Kepada wartawan, Nelwan mengatakan, pemilik tanah Cakrawala menyediakan lahan 1,5 hektare di Palir untuk relokasi warga. Lahan bersertifikat hak milik (HM) itu telah dipecah-pecah sesuai nama-nama warga yang akan menempatinya.

Menurut Nelwan, pihaknya masih membuka kemungkinan bagi eks warga Cakrawala Baru lainnya, untuk memiliki tanah relokasi itu.

Sementara itu, Yanyan Budi Utomo, eks warga Cakrawala Baru X mengharapkan, Pemkot mengupayakan tiang listrik dan sumber air bagi warga yang mau menempati kaveling Palir. Sebab, tanpa kedua hal itu, mereka akan sulit untuk bertahan di tempat tersebut.(H9,H12-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA