logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Juni 2007 SEMARANG
Line

Jalur Lambat di Jl MT Haryono Diaspal

SEMARANG - Pengaspalan di kawasan Jl Mataram yang rencananya digunakan sebagai jalur lambat, Senin (18/6) mulai dikerjakan. Diharapkan pekerjaan itu selesai dalam dua pekan. Pengawas lapangan dari DPU Kota, Solichin (47) mengatakan, jalur itu diaspal semua, termasuk jalan yang kondisinya sudah halus supaya jalur lambat benar-benar mulus.

"Ruas jalan yang bergelombang diberi lapisan pondasi atas berupa kricak, baru dipadatkan dengan vibromax semacam jog-jig beroda dua," katanya.

Seperti diberitakan, Minggu (17/6), Kasubdin Prasarana Jalan Ir Nugroho Joko Purwanto MT melalui Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) Pemeliharaan Jalan, Arif Dwi Haryono mengatakan, kalau tidak ada halangan, pengaspalan jalur lambat di kawasan Jl Mataram akan dilaksanakan pekan ini.

Saat itu Arif menjelaskan, sebagai langkah awal pekerjaan difokuskan pada jalur lambat di sebelah timur Jl MT Haryono, karena di sana tidak ada saluran yang perlu dibongkar.

Diuruk Kricak

Solichin menambahkan, jika tidak ada halangan, misalnya kendala produksi aspal, pekerjaan diharapkan selesai dua pekan mendatang.

Proses pengaspalan mungkin baru dilakukan hari ini, karena untuk pekerjaan kemarin lebih memfokuskan pada pemadatan jalan.

Sekitar 10 pekerja dari PT Adi Karya selaku pemenang lelang perbaikan jalan-jalan di Kota Semarang sibuk menguruk lubang-lubang yang ada di sepanjang jalur lambat tersebut.

Setelah campuran pecahan batu dan pasir diturunkan dari truk milik DPU, para pekerja mengambil kricak tersebut menggunakan engkrak yang terbuat dari anyaman bambu, kemudian disebarkan pada titik-titik jalan yang tidak rata pada jalur lambat selebar 4 meter itu.

Pekerjaan itu menjadi tontonan para pemilik rumah dan toko yang berada tepat di depan jalur lambat tersebut. "Selama proses perbaikan, tukang parkir kami minta mengatur kendaraan agar lebih rapi supaya tidak mengganggu proses pekerjaan. Sedapat mungkin kendaraan motor diparkir di emperan toko," tambah Solichin. (H36-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA