| Selasa, 19 Juni 2007 | SEMARANG |
Jalan Kaligawe dan Walisongo Diperbaiki
SEMARANG - Menghadapi mudik lebaran mendatang, jalan pantai utara (pantura) di wilayah Metropolitan Semarang diperbaiki. Ada tiga ruas jalan yang saat ini diperbaiki secara bersamaan, yakni Jalan Raya Walisongo, Jalan Kaligawe, dan Jalan Lingkar Kaliwungu. Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Semarang Bambang Suryono menuturkan, tiga titik ruas jalan itu rusak. Perbaikan dilakukan dengan cara peninggian, pelapisan beton, dan pengaspalan ulang. ''Dengan perbaikan ini, diharapkan arus mudik Lebaran akan menjadi lancar. Kalau tidak ada halangan, proyek ini akan selesai menjelang Lebaran.'' kata Bambang, Senin (18/6). Perbaikan jalan itu murni menggunakan dana APBN. Untuk tiga ruas jalan di wilayah Metropolitan Semarang menghabiskan dana sekitar Rp 10,6 miliar. Rinciannya, Jalan Lingkar Kaliwungu (Metropolitan 1) Rp 3 miliar, Jalan Kaligawe (Metropolitan 2) Rp 4,6 miliar, dan Jalan Raya Walisongo (Metopolitan 3) Rp 3 miliar. Secara teknis, Jalan Lingkar Kaliwungu sepanjang 1 km hanya dilapis ulang. Jalan Kaligawe sepanjang 300 meter dari terowongan Tol seksi C - Jembatan Tenggang ditinggikan 1 meter serta dilapisi aspal dan beton. Adapun Jalan Raya Walisongo sepanjang 300 meter ke arah barat perempatan Jrakah dilapis aspal dan beton. ''Sebenarnya beton lebih kuat dari aspal. Namun mengingat waktu pengerjaannya lebih lama, yang dibeton hanya sebagian. Khusus Jalan Kaligawe peninggian untuk menghindari genangan banjir.'' Timbulkan Kemacetan Pantauan Suara Merdeka di lapangan, kemarin, perbaikan jalan terus dilakukan. Di ruas Jalan Raya Walisongo misalnya, satu lajur di jalur sebelah selatan masih dalam proses pembetonan. Sedangkan aspal di jalur sebelah utara tengah dikupas. Perbaikan yang dilakukan pada dua jalur tersebut, praktis menimbulkan kemacetan. Kendaraan dari dua arah, baik Semarang maupun Kendal harus berjalan satu-satu secara bergantian. Kemacetan diperparah dengan lokasi perbaikan jalan yang dekat dengan perempatan Jrakah. Pada pagi dan sore hari kemacetan relatif parah. Polisi lalu lintas bekerja mengatur kendaraan di perempatan. Di Jalan Lingkar Kaliwungu, sebuah alat berat dioperasikan untuk mengupas aspal yang bergelombang. Lantaran jumlah kendaraan yang lewat di tempat itu tidak terlampau padat, kemacetan tidak terlihat. (H6-62) |