logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Juni 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Korut Tutup Reaktor

BEIJING - Korea Utara berencana menutup reaktor nuklir utamanya serta sumber plutonium pada akhir Juli. Sumber diplomatik Korut mengemukakan hal itu kepada kantor berita Rusia Interfax Senin kemarin.

''Untuk menyegel reaktor, butuh waktu sekitar satu bulan,'' kata sumber itu. ''Jadi, kami memperkirakan penutupan reaktor itu akan selesai pada paruh kedua Juli, sesuai dengan kesepakatan hasil perundingan enam negara,'' kata dia.

Akhir pekan lalu, Korut mengundang tim inspeksi nuklir PBB ke negeri itu untuk menutup reaktor Yongbyon. Salah satu butir kesepakatan Februari lalu menyebutkan, Korut akan memperoleh bantuan ekonomi sebagai imbalan atas penutupan reaktor nuklirnya.

Sumber diplomatik itu mengatakan, delegasi dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan hadir pada tahap pertama penutupan reaktor itu.

''Kami akan mengundang para pakar IAEA untuk kedua kalinya. saat reaktor sudah ditutup secara penuh untuk meyakinkan mereka,'' kata dia.

Pejabat Amerika Serikat dan Korea Selatan menyatakan puas dengan perkembangan itu. Mereka menyatakan, sudah tampak kemajuan setelah kesepakatan tercapai antara Korea Utara, Korea Selatan, China, Jepang, Rusia dan Amerika Serikat.(rtr-gn-25)

Partai Sarko Unggul

PARIS - Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memenangi pemilihan parlemen untuk reformasi politik dan ekonomi, Senin kemarin. Namun partai pimpinannya tak begitu gembira karena para pemilih tidak memberikan mayoritas besar suara seperti diramalkan dan menolak seorang menteri penting.

Hasil resmi menunjukkan Sarkozy (52) memperoleh 345 kursi di Majelis Nasional (parlemen) yang memiliki 577 anggota. Angka itu jauh dari mayoritas 470 kursi yang diprediksi dalam beberapa estimasi pra-pemilihan. Suara pemilih tampaknya berkurang akibat rencana menaikkan pajak penjualan.

Meski mengalami kemerosotan, Sarkozy tetap bisa melanjutkan reformasinya. Dia ingin membuat ekonomi Prancis lebih kompetitif dengan melonggarkan undang-undang tenaga kerja, memangkas pelayanan umum, menurunkan pajak, dan memulihkan tenaga kerja secara penuh.

Dia bertekad merombak ekonomi terbesar kedua zona euro dan mendorong pertumbuhan tahunan. Ekonomi tumbuh 2,1 persen pada 2006 dibandingkan rata-rata 2,7 persen di zona euro. Tingkat pengangguran diperkirakan menjadi paling tidak 8,3 persen.

Sarkozy, yang baru saja rampung menyusun pemerintahan dengan mengumumkan beberapa menteri yunior, menghadapi perombakan mendadak. Orang nomor dua dalam pemerintahan, Alain Juppe, kalah di basisnya di Bordeaux dan didesak mengumumkan pengunduran diri.(rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA