| Selasa, 19 Juni 2007 | EKONOMI |
Penyerapan Belanja Negara Rp 207,2 TriliunJAKARTA- Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Herri Purnomo mengatakan, penyerapan belanja negara hingga 31 Mei 2007 mencapai 27,14% atau senilai Rp 207,2 triliun. Realisasi tersebut lebih rendah dari pendapatan negara sebesar Rp 230,08 triliun ''Ini berarti ada jumlah uang masuk lebih besar daripada uang yang dikeluarkan pemerintah,'' papar Herri Purnomo kepada pers di Jakarta, Senin (18/6). Menurut dia, dari jumlah belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp 207,2 triliun itu, belanja modal sebesar 12,6% dari pagu atau Rp 8,9 triliun, dan belanja barang 14,9% senilai Rp 10,7 triliun. Sementara untuk belanja pegawai 34,4% atau Rp 34,8 triliun. Apabila dibandingkan dengan belanja modal periode yang sama tahun 2006, untuk tahun ini belanja modal lebih tinggi karena ada dana luncuran. '' Kalau lebih tinggi maka akan lebih bagus,'' ujarnya. Herri mengatakan untuk tahun ini tidak akan ada carry over. Pada tahun 2006 munculnya carry over karena adanya Anggaran belanja tambahan (ABT) yang terlambat disebabkan APBN-P nya terlambat.(bn-59) |