| Senin, 18 Juni 2007 | SALA |
Mabuk Berat, Tidur di JalanLAWEYAN - Menenggak minuman keras (miras) secara berlebihan hingga tidak sadarkan diri, membuat Sularno (48) warga Gatak Kebun Timur, Boyolali, nyaris tewas. Akibat pengaruh air api, kernet truk itu, terkapar di tengah ruas jalan Ahmad Yani, persisnya di depan Hotel Quality, Sabtu (16/6) malam. Warga Gatak, Boyolali itu diduga karena sudah tidak bisa melanjutkan perjalanan lalu duduk di marka jalan. Padahal jalan raya yang padat arus lalu lintas tersebut sering digunakan jalur kendaraan umum masuk Terminal Tirtonadi Solo. Beruntung, ada warga setempat, yakni Bejo (48) menyeretnya ke tepi jalan. Selanjutnya dia digotong oleh Bejo dan teman-temannya ke RS Panti Waluyo yang tidak jauh dari tempat kejadian. Setelah sadar, Sularno mengaku pusing karena tidak pernah mendapat uang. Lalu dia menenggak miras dengan maksud untuk menghilangkan stres. Sularno yang mengaku sebagai kernet truk pasir yang kerap mangkal di Mojosongo, Jebres hanya minum miras sedikit. Merasa pusing, dia hendak pulang ke kampung halaman dengan naik angkutan umum. ''Entah saya turun di mana, tahu-tahu saya berada di sini (rumah sakit-red),'' jelasnya. (G11-50) |