logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juni 2007 SALA
Line

Disayangkan, Pengalihan Renovasi Pasar

  • Dari Joglo ke Tanggul

BALAI KOTA- Sejumlah kalangan menyayangkan rencana pengalihan renovasi pembangunan dari Pasar Joglo ke Pasar Tanggul. Mereka menilai, Pemkot tidak punya rencana matang dalam pembangunan pasar tradisional. Padahal rencana pembangunan Pasar Joglo tersebut sudah memasuki sosialisasi tahap kedua.

Di samping itu detail engineering design (DED)-nya juga sudah siap. ''Ada miskomunikasi dalam pembangunan pasar. Mestinya hal itu tidak perlu terjadi kalau rencana Pemkot matang,'' kata Wiharto, sekretaris Papat Suta (Pasamuan Pasar Tradisional Surakarta), baru-baru ini.

Ada enam pasar yang akan dibangun atau direhab tahun ini yang menggunakan dana APBD 2007 sekitar Rp 9,5 miliar. Yakni, Pasar Rejosari (Rp 2 M), Pasar Sidodadi (Rp 2 M), Pasar Turisari (Rp 2,5 M), Pasar Legi (Rp 1,5 M), Pasar Elpabes (Rp 1 M), dan Pasar Joglo (Rp 0,5 M).

Pembangunan/renovasi lima pasar itu sesuai rencana, sedang renovasi Pasar Joglo dialihkan ke Pasar Tanggul. ''Perlu ditanyakan, apakah para pedagang di Pasar Tanggul siap menerima rencana renovasi yang begitu mendadak itu. Lagi pula belum ada sosialisasi dan DED-nya juga belum tentu sudah siap,'' ujar dia.

Suyono, Lurah Pasar Tanggul mengaku belum mengetahui tentang recana rehab pasarnya. Kalau memang benar, kata dia, pihaknya menyayangkan rencana itu. Kalau memang ada rencana rehab, tambah dia, mestinya disosialisasikan dulu pada para pedagang.

''Saya tahu kalau ada rencana rehab dari petugas DPP yang baru saja melakukan pengukuran,'' ujarnya.

Kepala DPP Satriyo Teguh mengemukakan, renovasi Pasar Joglo tidak dihentikan tapi hanya ditangguhkan. Pengalihan ke Pasar Tanggul itu juga hanya salah satu alternatif saja. Pihaknya kini baru melakukan pengkajian di beberapa pasar lain untuk pengalihan itu, selain di Pasar Tanggul.

''Untuk pengalihan itu juga masih perlu persetujuan dari stakeholders lain, misalnya DPRD. Jadi pengalihan itu baru sebatas rencana. Dalam waktu dekat kami akan membahasannya bersama DPRD,'' ujar dia.

Menurut dia, ada beberapa kendala mengapa renovasi Pasar Joglo ditangguhkan. Pertama, lahan di pasar tersebut sangat sempit. Selain itu pedagannya juga makin sedkit. ''Kami tidak ingin apa yang kami lakukan menjadi sia-sia.'' (G8-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA