| Senin, 18 Juni 2007 | RAGAM |
Blueberry, Terbukti Atasi Kanker UsusBLUEBERRY, atau buah beri biru yang tumbuh di Amerika Utara, ternyata punya kandungan yang bermanfaat bagi penderita kanker usus dan diabetes, bahkan membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh. Berdasarkan studi terkini yang dipublikasikan dalam pertemuan tahunan The American Chemical Society di Chicago, AS, beberapa komponen yang terdapat dalam blueberry dapat mengurangi risiko pada penyakit tersebut. Beberapa peneliti Ohio State University juga melakukan uji klinik pada manusia, untuk mengetahui peran blueberry dalam pencegahan perkembangan kanker usus. Jumlah penderita kanker usus kian meningkat akhir-akhir ini, mengingat pola makan masyarakat yang makin buruk. Pterostilben Buah ini mengandung pterostilben, yang kerjanya mirip dengan ciprofibrate, obat penurun kolesterol yang sudah lama dikenal. Sayang, ciprofibrate dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedangkan ekstrak pada blueberry, yang bekerja pada reseptor sel hati sebagai targetnya, bekerja lebih akurat dan tidak memiliki efek samping. Penelitian lainnya juga menyebutkan, pterostilbene dapat membantu melawan kanker dan diabetes. Produk Olahan Kendati bukan plasma nuftah Indonesia, beri biru banyak dijumpai di sejumlah pasar swalayan, baik dalam bentuk kering atau segar. Ada juga yang dijual dalam bentuk produk olahan, seperti ekstrak, selai, manisan, dan minuman beralkohol. Tak hanya itu. Blueberry juga dijual dalam bentuk suplemen kapsul, yang mengandung antisianidin 25 persen. Untuk mencegah diare, dibutuhkan 5-10 beri biru kering yang dihaluskan, serta dicampur air dingin. Selanjutnya direbus selama 10 menit sampai mendidih, saring dan minum beberapa kali sampai diare reda. (Istolia Wahyu Wardani-32) |