logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juni 2007 SEMARANG
Line

PDAM Temukan Sekitar 70 Titik Kebocoran

GROBOGAN- PDAM Tirta Darma Purwodadi hingga kemarin menemukan 70 titik kebocoran di sejumlah jaringan pipa di Kecamatan Purwodadi. Menurut Direktur PDAM Ir Mulyadi SP kebocoran diketahui setelah pihaknya melakukan cek ulang terhadap hampir seluruh jaringan pipa yang usianya sudah sangat tua.

''Untuk mengantisipasi kebocoran jaringan kota, telah kita datangkan alat pendeteksi kebocoran milik PDAM Kota Semarang. Karena alatnya meminjam dan harus dikembalikan maka pengecekan instalasi yang bocor dilembur dalam beberapa minggu,'' ujar Mulyadi saat ditemui di kediamannya Minggu (17/6) pagi.

Dengan adanya temuan kebocoran ini maka PDAM akan bekerja secepat mungkin mengatasi hal tersebut. Salah satunya adalah dengan menambal dan memasang sambungan pipa baru.

Upaya tersebut, menurutnya, diharapkan mampu memperlancar pelayanan distribusi air kepada pelanggan.

Selain memaksimalkan distribusi air, menurutnya, pihaknya saat ini sedang menggenjot kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang baru selesai dibangun. Tambahan produksi dari IPA tersebut akan melengkapi ketersediaan air bersih bagi sekitar 15.326 pelanggan. ''Total air yang dihasilkan ditempat kami sebesar 140 liter/detik. Jumlah itu didapatkan dari dua IPA masing-masing 90 liter/ detik dan 50 liter/detik,'' katanya.

Sumber Air

Meski semuanya telah dilakukan secara maksimal, upaya tersebut bukan berarti tanpa kendala. Menurut Mulyadi salah satu kendala yang harus diatasi adalah ketersediaan mata air sebagai sumber bahan baku yang semakin menipis dari waktu ke waktu. Selama ini, ungkap dia, PDAM mengandalkan tiga mata air besar Sucen, Batang dan Lengki untuk memenuhi kebutuhan distribusi air bersih di Grobogan.

''Karena semakin menipisnya ketiga mata air tersebut tentunya harus dicarikan tambahan pasokan. Pilihannya mengunakan air dari Bendung Sidorejo dan Sungai Lusi,'' kata dia. Namun solusi ini katanya, juga masih menyisakan masalah. Antara lain keterbatasan pipa transmisi yang telah ada.

Untuk itu pihaknya, telah mencoba mengambil sejumlah upaya agar mendapat bantuan pemasangan pipa transmisi PDAM yang baru. Hasilnya, PDAM Purwodadi mendapat bantuan dana dari pemerintah pusat untuk pembuatan dan pengadaan pipa transmisi baru. Transmisi baru tersebut akan dibangun mulai dari Bendung Sidorejo di Kecamatan Geyer hingga ke kawasan pintu 13 aliran bendungan tersebut. (hs-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA