logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juni 2007 SEMARANG
Line

Corat-coret Kota Lama Dihapus

SIAPA yang meragukan keindahan kawasan Kota Lama Semarang? Di kawasan seluas 31 hektare itu terdapat lebih dari 50 bangunan bersejarah, yang didirikan pada masa kolonial Belanda. Keindahan kawasan itu, lengkap dengan arsitektur bangunannya yang khas, menghadirkan julukan Little Netherlands.

Tapi, mana bisa keindahan itu dinikmati paripurna, jika di sana-sini hadir corat-coret yang menafikan estetika. Ya, coreng-moreng tembok-tembok bangunan di Kota Lama oleh tangan-tangan jahil merupakan bentuk vandalisme yang mesti dilawan.

Sabtu (16/6) lalu, 150-an siswa SMA 7 Semarang meneguhkan perlawanan itu, menghapus corat-coret di sekitar Kota Lama. Sejak pukul 8:00, mereka telah meninggalkan sekolah yang terletak di Jl Untung Surapati, Manyaran, untuk melakukan aktivitas mulia itu. Sasaran yang dituju, bangunan-bangunan di sekitar Polder Tawang hingga Gereja Blenduk.

Para siswa yang didukung oleh pencinta alam dari Unisbank, IAIN Walisongo, serta sejumlah siswa SMA lain, bergerak melawan vandalisme. Dalam kelompok-kelompok kecil, mereka menyisir Jl Merak, Jl Kutilang, Jl Garuda, hingga ke Gereja Blenduk. Pada setiap coretan yang mengotori tembok, segera mereka membubuhinya dengan kapur. ''Kapur akan melarutkan coretan tangan-tangan jahil itu,'' terang Kepala SMA 7 Drs Totok Widyanto.

Sementara itu, sebagian siswa memfokuskan aktivitasnya pada pembersihan trotoar di sekeliling Polder Tawang. Mereka mencabuti rumput di sela-sela paving block dan menyapu.

Kepedulian

Menurut Totok, upaya para siswa itu merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan Kota Semarang. Ke depan, direncanakan kegiatan serupa akan dilakukan di tempat-tempat lainnya secara berkala.

Walaupun diakuinya, tak seluruh coretan berhasil dihapuskan, paling tidak upaya para siswa SMA 7 itu membuat sebagian kecil kawasan yang juga disebut ''Outstadt'' itu terlihat lebih bersih. ( Achiar MP-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA