logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juni 2007 SEMARANG
Line

Sunat pun Bisa Sembari Main Game

PAGI itu cuaca terlihat cerah, anak-anak pun terlihat bercanda. Tapi entah kenapa, wajah Fajar Kurniawan tak menampaknya keceriaan. Justeru kecemasan terlihat jelas. "Tenang saja, nggak sakit kok,'' kata wanita yang duduk di sebelahnya.

Ucapan itu tak mengubah sedikit pun ekspresi wajahnya. Apalagi ketika terdengar suara yang memanggilnya dengan keras. Dengan langkah perlahan dia memasuki ruangan dari mana suara itu berasal.

Sesampainya di dalam, dia tak mampu menahan tangisnya. Beberapa orang di dalam ruangan yang tak lain adalah panitia sunatan massal di SD Nasima berusaha menenangkan. Fajar yang tak lain adalah salah satu peserta sunatan itu seolah tak terbujuk.

Akhirnnya untuk mengalihkan perhatiannya seorang panitia memberikannya sebuah game. Alhasil, sembari disunat Fajar pun asyik dengan permainan yang dipegangnya. Kendati demikian tangisannya tetap tak berhenti.

Usai disunat, kecemasan yang dirasakan ternyata belum hilang sepenuhnya. Balutan perban di alat fitalnya membuat dia bertanya pada petugas. "Nanti pipisnya gimana,'' tanyanya yang disambut tawa orang yang mendengar. Jika Fajar menangis saat disunat, tak begitu dengan Maulana. Tak sedikit pun terdengar rintihan dari mulutnya. Sebagai gantinya lantunan doa lirih terucap tanpa henti.

Doa yang terucap terdengar makin keras ketika terdengar jeritan teman di sebelahnya yang tengah disunat. Semakin keras suara jeritan temannya, makin keras pula doa yang diucapkan Maulana.

Kegiatan sunatan itu menurut kepala SD Nasima, Indarti Suhadisiwi, rutin dilaksanakan tiap tahun. Itu sebagai wujud tanggung jawab sekolah untuk menghantarkan siswa menuju kesempurnaan ibadah. "Karenanya kegiatan ini diwajibkan bagi siswa kelas IV, V, dan VI,'' katanya. Kali ini sunatan diikuti 50 orang siswa. Mereka tak hanya siswa SD Nasima, tapi juga masyarakat sekitar. (Roosalina, Ida Nursanti-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA