logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juni 2007 SEMARANG
Line

Lagi, Parkir Trailer Dikeluhkan

SEMARANG - Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Jl Mpu Tantular, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara kembali mengeluhkan parkir trailer yang menurut mereka mengganggu arus lalu lintas.

Saefudin (35), warga sekitar mengatakan, beberapa waktu lalu sejumlah petugas kepolisian menertibkan para sopir truk tersebut. Tetapi tidak lama, mereka kembali memarkir kendaraannya di sepanjang Jl Mpu Tantular. "Seharusnya pemerintah lebih tegas memberikan imbauan kepada para sopir supaya mereka tidak kembali memarkir kendaraannya di sana," katanya.

Sugiharto (40), warga lainnya, mengatakan hal senada. Menurutnya, jika tidak diperingatkan lama-lama tronton yang parkir di Jl Mpu Tantular makan bertambah banyak. Ngasiran, salah seorang sopir truk mengatakan, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin memarkir kendaraannya supaya tidak memakan badan jalan. "Selain itu, kami juga tidak melakukan kegiatan perbaikan kendaraan seperti di Jl Pengapon dan Jl Raden Patah," ujarnya.

Dia menambahkan, jika memang parkir di jalan tersebut dilarang, kenapa tidak dari awal diberi tanda larangan parkir bagi truk. Lurah Tanjungmas Mardiyono mengatakan, dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), kawasan Mpu Tantular dan Ronggowarsito memang merupakan daerah larangan parkir bagi truk. Untuk Jl Ronggowarsito, tepatnya di sisi barat jalan itu telah dipasang rambu larangan parkir bagi trailer sebanyak sepuluh unit.(H36-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA