| Senin, 18 Juni 2007 | BANYUMAS |
1.437 Siswa SMA/SMK dan MA Tak LulusPURWOKERTO- Hasil ujian nasional (UN) SMA/SMK dan MA di Banyumas, Sabtu (16/6) diumumkan. Persentase kelulusan tahun ini (90,67%) lebih tinggi dari sebelumnya (88,45%). Dalam laporan Dinas Pendidikan, hasil UN SMA/SMK/MA tahun ini ada 1.437 siswa tidak lulus dari total 15.404 siswa yang mengikuti UN. Meskipun meningkat, menurut Kepala Dinas Pendidikan, Drs Haris Nurtiono MSi ternyata tingkat kelulusan belum tercapai sempurna. "Jumlah siswa yang lulus belum sampai 100% di semua SMA Negeri," kata Haris Nurtiono. Dari 5.122 siswa SMA peserta UN, ada beberapa anak yang mendapatkan nilai 10 untuk mata pelajaran tertentu. Matematika 7 orang dari SMAN 2, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing 5 orang dari SMAN 1. Peringkat pertama untuk pelajaran Matematika dan Ekonomi diraih oleh SMAN 2. Bahasa Inggris SMAN 1. Untuk SMA swasta, peringkat hasil UN tertinggi ditempati SMA Bruderan dengan nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di tingkat pertama. Siswa lulus 186 orang dari total 202. Persentase kelulusan 92,08%. Lebih rendah dari tahun lalu 95,64%. Sedangkan tingkat kelulusan SMK meningkat cukup tajam dari 85,44% pada tahun lalu menjadi 92,41%. Di SMKN 2 terdapat 5 anak yang tidak lulus dari 326 siswa (98,47%). Sebaliknya, pada MA terjadi penurunan dari 83,36% menjadi 70,77%. Sementara itu, untuk SMAN 1 Purwokerto yang menempati peringkat pertama atas hasil UN sekabupaten untuk program studi IPA dan IPS, tingkat kelulusannya mencapai 99,18%. Tiga anak tidak lulus. Peringkat kedua program studi IPA diraih SMAN 2 dengan persentase kelulusan 99,58%, satu anak belum berhasil. Peringkat yang sama untuk program studi IPS diduduki SMAN 5. Faktor Psikologis Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMAN 5, Suyadi mengatakan, belum tentu anak yang tidak lulus dikarenakan kurangnya kemampuan akademis. "Ada juga yang dalam kesehariannya pintar namun gagal dalam UN. Bisa jadi disebabkan faktor psikologis saat ujian," katanya. Dijelaskan lebih lanjut olehnya, syarat kelulusan tahun ini adalah nilai rata-rata dari tiga mata pelajaran dalam UN minimal 5,00 dan nilai salah satunya minimal 4,25. Atau nilai pada dua mata pelajaran masing-masing minimal 6,00 dan 4,00 untuk yang ketiga. Bagi yang tidak lulus, masih ada kesempatan dengan mengikuti UN Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C yang dilaksanakan 19 Juni secara gratis untuk siswa. Untuk menyampaikan hasil UN, Setiap sekolah memiliki kebijakan tersendiri. Kebanyakan memang diserahkan kepada orang tua. Namun ada juga yang langsung diberikan kepada siswa. (G22,J2-55) |