SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Kamis, 14 Juni 2007

KEBUMEN - Rencana merombak total kawasan Alun-alun Kebumen yang digagas Pemkab, mulai mendapat sorotan. Apalagi dalam desain renovasi, dua bangunan penting Paseban Barat dan Timur bakal tergusur.

WONOSOBO - Sebanyak 33 orang yang terdiri atas 26 duta besar dan 7 wakil atau utusan dari 26 negara sahabat, mengunjungi Dieng. Mereka tergabung dalam tur diplomatik. Kegiatan itu merupakan kelanjutan dari serangkaian acara yang terkait dengan ekspo pertanian Soropadan, Temanggung, yang dibuka kemarin.

PURBALINGGA- Para pedagang Pasar Kalimanah Wetan Kecamatan Kalimanah Purbalingga mengeluh. Sebab beberapa waktu terakhir ini, pasar sepi pembeli. Padahal pasar itu belum lama ini selesai direhabilitasi dengan membangun 16 petak baru. Akibatnya kini mereka kesulitan membayar cicilan kios/petak. "Berat Mas, jualan sekarang. Nggak tahu kenapa kok rasanya setiap hari semakin sepi. 

CILACAP - Laporan Hasil Pemeriksaan BPK terhadap Laporan Kerja Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Cilacap, Rabu (13/6), mencuat dalam sidang paripurna DPRD Cilacap. Agenda sidang tersebut adalah pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2006, dan perubahan pertama atas Perda kabupaten Cilacap No.37 tahun 2003 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap.

BANYUMAS-Pasangan selingkuh yakni Minarto (45) dan Dartiwen (50) alias Gude, keduanya dari Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Banyumas, kemarin pagi ditemukan tewas di sawah. Minarto (45) ditemukan tewas gantung diri di pohon kelapa di atas parit, sementara Dartiwen ditemukan tewas tergeletak di tengah sawah, sekitar 700 meter dari lokasi gantung dirinya Minarto. Minarto tinggal di RT 4/3, sedangkan Gude di RT 6/3.

BANJARNEGARA-Ketidakpuasan para mantan calon maupun warga pendukung terhadap hasil pilkades di desa masing-masing, masih terus mewarnai hari-hari pascapilkades 7 Juni lalu. Kemarin siang, para mantan calon dalam pilkades di Desa Kalipelus, Kecamatan Purwonegoro, mendatangi DPRD untuk bertemu dengan anggota Komisi A. Mereka ingin mengadukan soal temuan pelanggaran selama proses pilkades. 

BOROBUDUR-Melambungnya harga minyak goreng yang menembus Rp 9.500/kg, tak hanya menjadikan pelaku usaha kecil menderita tapi juga petani ketela. Harga ketela itu turun semenjak harga minyak goreng melambung tinggi, satu kilogramnya hanya Rp 500, padahal harga normalnya dalam kisaran di atas Rp 700 hingga Rp 1.000/kg.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA