| Kamis, 14 Juni 2007 | SEMARANG |
Harga Minyak Goreng Rp 9.000/KgGROBOGAN-Harga minyak goreng curah kualitas B sejak beberapa hari terakhir harganya terus melambung. Hingga kemarin harga minyak di beberapa tempat mendekati Rp 9.000/kg. Menurut warga Perumahan Sambak Indah, Maria, tingginya harga berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Padahal, katanya, harga minyak goreng curah kualitas B sebelumnya masih sekitar Rp 8.300/kg. ''Minyak kok masih terus naik ya, kapan turun. Saya beli eceran di warung, harganya sudah Rp 8.600/kg,'' kata dia Selasa (13/4) kemarin. Dengan terus melambungnya harga minyak menurut Maria sangat membebani pengeluaran rumah tangga. Selain itu, tingginya harga juga mempersulit kemungkinan menghemat uang belanja. Keluhan yang sama juga dilontarkan Sutiyem, yang setiap harinya membuka usaha warung makan di Kawasan Pasar Induk Purwodadi. Dia terpaksa memutar otak agar jangan sampai menaikkan harga makanan, meski harga minyak terus melambung. Alasannya sekali menaikkan harga maka pembeli tidak akan lagi datang ke warungnya. Kondisi ini jelas membikin bingung pedagang kecil seperti Sutiyem. Operasi Pasar Sementara itu pemilik Toko Gubug di Jl A Yani Purwodadi Budi menyatakan, tidak bisa berkomentar banyak mengenai melambungnya harga minyak. Hanya saja dikatakan untuk minyak curah kualitas B harganya sekitar Rp 8.100 di tingkat agen. Toko Gubug miliknya adalah salah satu dari sejumlah agen minyak besar di Purwodadi. Menurut Bu Mulyoto pemilik toko di Pasar Induk Purwodadi, harga minyak ditempatnya sudah Rp 8.500. Hal yang sama juga dikatakan HM Toyiban pemilik toko yang lain. ''Harga itu sudah termasuk ongkos untuk transportasi, beli karet dan plastiknya,'' tutur dia. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Edi Haryoto melalui Kasi Pembinaan Pengawasan Distribusi dan Perlindungan Konsumen Sudarso menjelaskan, pihaknya telah melakukan operasi pasar (OP) untuk menekan melambungnya harga minyak belum lama ini. Bekerja sama dengan distributor asal Semarang OP digelar di Kecamatan Gubug. ''Saat itu minyak goreng dijual dengan harga murah sekitar Rp 6.800/kg,'' jelas dia. Sasaran OP masyarakat lima desa di Kecamatan Gubug. (hs-16) |