| Kamis, 14 Juni 2007 | SEMARANG |
Peluru Nyasar Kagetkan Warga PakintelanSEMARANG- Sebuah peluru nyasar yang mengenai rumah Sriyono (45), di RT 3 RW 3 Kebon Manis, Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, kemarin, mengagetkan warga sekitar. Menurut Sriyono, peristiwa terjadi sekitar pukul 09:00 saat dia bersama saudara-saudaranya sedang berada di luar rumah. "Tiba-tiba saja ada suara benda cukup keras menembus asbes rumah," tuturnya. Setelah dicek, ternyata suara tersebut berupa sebuah peluru yang menembus asbes lalu mengenai eternit rumah. Peluru itu selanjutnya memantul ke tembok dan mengenai lantai rumah. Mengetahui benda tersebut seperti proyektil peluru, saudara dan tetangga yang berada di tempat itu pun kaget. Beruntung proyektil itu tidak mengenai orang yang ada di tempat itu. Rumah Sriyono memang masih ramai, karena kemarin baru menggelar hajatan. Mendengar informasi tersebut, polisi dari Polsek Gunungpati segera meluncur ke TKP. Ditemui di rumah Sriyono, Kapolres Semarang Selatan AKBP Abdul Hafidh Yuhas melalui Kapolsek Gunungpati AKP Lilik Widagdo menyatakan, benda yang mengenai rumah itu memang sebuah peluru. "Kami telah mengamankan peluru tersebut dan dipastikan tidak ada korban atas peristiwa itu," katanya. Beberapa Kali Ngatimin (56), warga RT 1 RW 1 Pakintelan mengemukakan, peluru nyasar di wilayahnya memang sudah beberapa kali terjadi. Menurutnya, perkampungannya memang terletak tidak jauh dari kompleks Kodam IV/Diponegoro. "Seingat saya peluru nyasar pernah terjadi di RT 2 RW 1 sebanyak dua kali dan di RW 4 sekali," tuturnya. Meski ada peluru nyasar, dia mengakui hingga kini belum pernah ada korban. Dia berharap pihak terkait yang memiliki aktivitas latihan menembak lebih berhati-hati, karena sudah beberapa kali terjadi peluru nyasar. "Semoga saja peluru nyasar tidak terjadi lagi di kemudian hari," harapnya. (H23-37) |