logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Juni 2007 SEMARANG
Line

Polisi Bantu Kejari

Keberadaan Fransisca Terdeteksi

SEMARANG - Pencarian pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang untuk menangkap guru les bahasa Inggris, Fransisca Etty, juga mendapat dukungan dari aparat kepolisian.

Tim gabungan dari Unit Resmob Polda dipimpin AKP Puji Sumarsono SH MHum dan Unit Resmob Polwiltabes dipimpin AKP Yahya R Lihu SH kini sudah diperintah menangkap buronan kejaksaan itu.

''Saya sudah perintahkan untuk menangkap Fransisca. Karena kepolisian juga ada kepentingan hukum terkait perbuatan yang dilakukan,'' kata Wadireskrim Polda, AKBP Zaenal Arifin Paliwang SH, Rabu (13/6).

Belum jelas perbuatan apa yang dilakukan guru les itu. Hanya saja, salah satunya, ada permintaan dari pihak Kejari untuk menemukan keberadaan yang bersangkutan.

''Kami sudah mengetahui beberapa tempat yang diperkirakan sering dikunjungi dia (Fransisca Etty-red). Jadi keberadaannya sudah kami deteksi,'' katanya.

Berkoordinasi

Kepala Kejari, M Farela melalui Kasi Pidum Pepiet Suryo mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari keberadaan Fransisca, terdakwa kasus pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan yang sudah empat kali mangkir sidang.

Dia menyatakan, sampai sekarang yang bersangkutan masih belum ketemu. Berkait mangkirnya terdakwa tersebut, ungkap Pipiet, majelis hakim sudah mengeluarkan penetapan penahanan. "Penetapan itu, ya biar tidak bisa mangkir."

Jaksa penuntut umum dalam kasus tersebut, Eko Suwarni SH menyatakan, pihaknya akan tetap berusaha menghadirkan Fransisca. Ia mengaku, beberapa sumber yang diperolehnya, mengindikasikan terdakwa masih hidup (terakhir terdakwa dikait-kaitkan sebagai korban mutilasi-red). Dia tidak membeberkan indikasi yang dimaksud. "Kami akan tetap berusaha mencari dan menghadirkan dia. Pasti ada jalanlah." (D12,H30,H21-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA