logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Juni 2007 SEMARANG
Line

SUDUT PANDANG

Menarik tapi Kotor

SEBENTAR lagi Kota Lumpia punya hajat besar Semarang Pesona Asia (SPA). Pelbagai persiapan dilakukan oleh pemegang otoritas kota untuk menyambut kedatangan wisatawan, terutama yang berasal dari mancanegara.

Terlampau subjektif untuk mengukur kesiapan Semarang menyongsong SPA. Namun, pandangan wisatawan asal Prancis Sebastian Puig tentang Ibu Kota Jateng ini mungkin bisa dijadikan sebagai salah satu tolok ukur.

Di negerinya, Semarang relatif tidak populer dibandingkan dengan kota-kota lain di Pulau Jawa seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Tak banyak informasi tentang kota ini di buku-buku atau liflet panduan wisata. Di dalam buku Guide de Routard Indonesie misalnya, informasi tentang Semarang justru cenderung negatif.

''Semarang dikatakan sebagai kota industri dengan tingkat polusi tinggi. Fasilitas untuk wisatawan juga minim, misalnya tidak ada bus khusus yang diperuntukkan bagi wisatawan,'' kata Sebastian.

Dia datang ke Semarang bukan karena kesengajaan. Lelaki ramah itu menemani istrinya Cecile Myotte yang menjadi dosen tamu Bahasa Prancis di Unnes dan Undip. ''Saya datang dengan visa kunjungan wisata. Untuk menemani istri, saya ambil cuti. Jadi, di sini saya benar-benar untuk berlibur.

Saat tiba di Semarang, lelaki asal Kota Besancon yang berprofesi sebagai juru masak tersebut menjumpai apa yang tertera dalam Guide de Routard Indonesie. Dia juga melihat banyak sudut kota kotor, kumuh, dan tergenang rob.

Kendati demikian, Sebastian merasa menemukan kemenarikan lain dari Kota Semarang. Selain warganya yang ramah, kota itu punya ragam budaya yang plural. Dia mengaku terkesan saat mengunjungi kawasan Pecinan dan Kota Lama.

''Bagi saya keramahan warga dan keragaman budaya Semarang itu menarik. Dan, itu aset yang bisa dijual kepada wisatawan mancanegara. Kalau saja pemegang otoritas kota memperhatikan kebersihan dan ketertiban, tentu akan lebih menarik lagi.'' (Rukardi-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA