| Kamis, 14 Juni 2007 | INTERNASIONAL |
Bom Hancurkan Menara Masjid Kubah EmasBAGDAD - Dua menara Masjid Kubah Emas Syiah di Kota Samarra ambruk lantaran dibom kelompok militan Al-Qaedah, Rabu kemarin. Serangan tersebut dikhawatirkan memperburuk konflik sektarian yang dipicu oleh pengeboman terhadap masjid itu pada Februari 2006. Pemerintah Irak memberlakukan larangan keluar rumah untuk mencegah serangan balasan dari kaum Syiah. Namun beberapa jam setelah pengeboman itu, belum ada laporan mengenai serangan balasan. Militer Amerika Serikat mengimbau rakyat Irak untuk tidak terprovokasi oleh pengeboman dua menara masjid suci syiah tersebut. Perdana Menteri Nuri al-Maliki menyerukan rakyat Irak tetap bersatu. Maliki menuding kelompok Al-Qaedah dan para pendukung setia Saddam Hussein sebagai pelaku pengeboman menara masjid itu. Menurutnya, Al-Qaedah selalu berusaha mengobarkan perang saudara antara muslim Suni dan Syiah Irak. Juru bicara Pemerintah Irak Ali al-Dabbagh mengatakan, dua menara masjid itu runtuh akibat dihantam rudal. Namun militer Amerika menyatakan ledakan bom sebagai penyebab ambruknya dua menara tersebut. Imbauan Sistani Seorang pejabat senior mengatakan, serangan terhadap Masjid Emas itu merupakan berita buruk bagi Irak. Ulama terkemuka Ayatollah Ali al-Sistani mengimbau muslim syiah tidak melakukan serangan balasan. Pemerintah kemarin melarang warga keluar rumah, mulai pukul 15.00 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kendaraan dilarang melalui jalan-jalan di Bagdad. Saksi mata melaporkan, banyak tentara berlalu lalang di ibu kota Irak itu. Koalisi politik Moqtada al-Sadr menyerukan para pengikutnya untuk tetap tenang. Namun mereka menyatakan keluar dari parlemen sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. April lalu, Sadr menarik enam menterinya dari kabinet pimpinan Maliki.(rtr-ben-25) |