logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 13 Juni 2007 BUDAYA
Line

"Coklat Stroberi", Silang Tawa Komedi Cinta

JAKARTA-Bagaimanakah menceritakan perasaan kita kepada orang yang mencintai kita, jika kita sudah mengalihkan rasa cinta kita kepada orang lain, tanpa harus menyakiti perasaannya? Dalam film komedi romantis Coklat Stroberi arahan Ardy Octavian, dialektika khas dunia remaja itu dikisahkan dengan ringan dan menghibur.

Beranjak dari skenario bernas Upi, yang pernah menyutradari Realita, Cinta, dan Rock 'n Roll, film berdurasi 100 menit dengan masa syuting 13 hari dan produksi keseluruhan selama empat bulan itu memberikan alternatif lain sebuah hiburan.

Para pelakon utamanya seperti Key (Nadia Saphira), Nesta (Nino Fernandez), Citra (Marsha Timothy), dan Aldi (Mario Merdhithia) pun mampu diarahkan sedemikian rupa, sehingga tampil tidak mengecewakan.

Sebagaimana lazimnya drama komedi cinta remaja, konflik kepentingan cinta khas dunia remaja menjadi tema utama. Namun, dalam Coklat Stroberi, cinta yang dipersengketakan bukan cinta pada umumnya.

Kawan Indekos

Dikisahkan Key, Nesta, Citra, dan Aldi adalah kawan indekos dalam sebuah kontrakan yang sama. Di antara Key dan Nesta akhirnya timbul asmara, meski sebenarnya Nesta adalah kekasih gay Aldi. Sementara Citra juga mulai jatuh hati kepada Aldi, yang pada saat bersamaan mulai menyemai cemburu atas hubungan kasih Nesta dan Key.

Film yang akan mulai beredar 14 Juni itu bukan tanpa sebuah kekurangan. Di anataranya terlalu banyak overlight atau pencahayaan yang berlebihan sehingga mengganggu sebuah pengadeganan.

Secara keseluruhan, Coklat Stroberi yang dimarakkan juga dengan kehadiran sepintas (cameo) Luna Maya, Vino G Bastian, Tieke Priatnakusuma, Fauzi Baadilla, George Rudy, serta para personel Ungu, menjadi sebuah sajian komedi cinta yang menimbulkan tawa. (Benny Benke-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA