logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 Juni 2007 BANYUMAS
Line

Warga Gulon Menuntut Pilkades Diulang

  • Kartu Suara Bertambah 13 Lembar

SALAM-Gara-gara kartu suara bertambah 13 secara misterius saat penghitungan, ratusan warga unjuk rasa ke Balai Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Mereka menuntut agar pilkades (pemilihan kepala desa) diulang.

Koordinator Aksi, Nanang Bintartono, mengatakan, adanya tambahan 13 kartu suara merupakan bukti adanya penggelembungan suara. "Karena pilkades Kamis (31/5) tidak beres, harus diulang," tuntutnya.

Ia mengemukakan, hasil pemungutan surat kartu suara yang masuk 4.833 lembar, atau sama dengan kartu undangan. Namun, saat akhir tahapan perhitungan suara, jumlahnya menjadi 4.846.

Nanang melayangkan protes ke Panitia Pilkades dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa), namun tidak ada respon positif dari panitia. Bahkan tetap menyerahkan laporan hasil proses pemungutan suara ke BPD.

"Panitia Pilkades harus dibentuk oleh tim independen, termasuk adanya pemantau independen. Jika tidak dilakukan penghitungan ulang, kami sudah tidak percaya. Sebab, panitia sudah memihak salah satu calon tertentu. Sehingga, solusi terbaik pilkades ini harus diulang," tuturnya.

Ketua BPD Gulon Edi Suharno mengatakan, kewenangan menyatakan sah atau tidak Pilkades Gulon ditangan Pemkab Magelang.

"Kami sudah berupaya mengundang semua pihak yang merasa dirugikan untuk bicara bersama mencari solusi terbaik. Tetapi mereka tetap melakukan aksi," katanya.

Ia mengemukakan, soal 13 kartu suara akan ditindaklanjuti.

Seperti diketahui, Pilkades Gulon diikuti tiga calon masing-masing Nanang, Suprapto dan Kuswiranto. Dari tiga orang tersebut Kuswiranto menjadi pemenangnya.(pr-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA