logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juni 2007 PANTURA
Line

Terancam Kena Sanksi

TEGAL - Akibat tindakan yang dilakukan melebihi batas dalam mendidik siswanya, Kepala SMP 8 Kota Tegal, Muslich terancam kena sanksi. Pasalnya, dia diduga menganiaya yakni menampar, mencubit dan menjewer tiga siswanya yang masih duduk di kelas dua.

Antara lain, Fajar Nurdiansyah, Jamaludin, dan Andi Setiawan, masing-masing berumur 14 tahun.

Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Suranto SPd ketika dikonfirmasi tentang masalah tersebut mengaku belum tahu persis tentang kronologinya.

Karena itu, dia akan menyelidiki dan meminta keterangan langsung dari kepala sekolah maupun para siswa yang diduga menjadi korban penganiayaan.

Diselidiki

"Kasus ini masih kami selidiki kebenarannya. Oleh karena itu saya akan meminta keterangan langsung," kata Suranto di sela-sela sosialisasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) di Sanggar Pramuka, Kota Tegal, Kamis (31/5).

Menurut dia, apabila dari hasil penyelidikan ditemukan adanya tindak penganiayaan oleh kepala sekolah kepada siswanya, pihaknya akan memberikan sanksi. Adapun, sanksi yang diberikan disesuaikan dengan ketentuan yang ada.

"Sanksi berat, sedang atau ringan mungkin dijatuhkan apabila memang benar ada penganiayaan disesuaikan bentuk pelanggarannya. Yang jelas masalah ini akan kami selidiki lebih lanjut," tandasnya.(H17-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA