| Rabu, 30 Mei 2007 | SALA |
Tukang Parkir Terancam MenganggurKOTA-Sebanyak 22 juru parkir (jukir) yang bekerja di titik-titik parkir perempatan Purwosasi hingga Pasar Gede terancam kehilangan pekerjaan. Pasalnya, kawasan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi itu akan dijadikan city walk tahun ini. Selain bersih dari pedagang kaki lima (PKL) bertenda, kawasan city walk juga harus harus bersih dari kegiatan parkir. ''Mulai dari perempatan Purwosari hingga bundaran Gladag sebenarnya ada 54 titik parkir. Namun tidak semua titik parkir itu ada jukirnya. Hanya ada 22 jukir,'' ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Parkir, Miske, kemarin. Miske mengaku, pihaknya kini tengah melakukan pengkajian untuk mencari solusi lahan parkir yang hilang karena dampak city walk. Untuk parkir perkantoran, menurut dia, tidak begitu bermasalah. Biasanya kantor sudah mempunyai lahan parkir sendiri. Capai Target Yang menjadi masalah, tambah dia, adalah parkir umum. ''Sebagai solusi, mungkin lorong-lorong kampung yang agak luas bisa dijadikan lahan parkir alternatif. Selain untuk menjaga ketersedian lahan bagi pengguna jasa parkir, lahan baru itu juga untuk menjaga pekerjaan rutin jukir,'' katanya. Pada bagian lain, Miske mengatakan, pada kwartal pertama hingga bulan Mei tahun ini target pendapatan parkir senilai Rp 1,905 miliar sudah terlampaui hingga 42,61 persen. Ini terjadi karena banyak kontraktor parkir yang sudah menitipkan panjer (uang muka) di UPTD Parkir. Pihaknya berharap target pendapatan tahun ini bisa tercapai. ''Tiap tahun pendapatan parkir itu mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, hanya saja belum bisa memenuhi target,'' tandasnya. Lebih lanjut Miske mengatakan, UPTD Parkir hingga kini terus melakukan survei untuk mencari titik-titik parkir baru. Menurut dia, potensi parkir di Kota Solo ini sangat tinggi, hanya tinggal penanganannya saja. Bagi titik parkir yang tidak laku dilelang akan dipotong-potong wilayahnya kemudian akan dilakukan penunjukan untuk pengelolaannya. Sekarang ini, kata dia, ada sekitar 350 titik parkir penunjukan serta 20 rayon parkir roda dua dan sebelas rayon parkir roda empat yang dilelang. ''Pengelolaan parkir dilakukan dengan penunjukan jika nominal harganya di bawah Rp 750 ribu,'' tuturnya. (G8-67) |