logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 30 Mei 2007 PANTURA
Line

Pembangunan Pelabuhan Batubara Memasuki Tahap Tiang Pancang

BATANG- Pembangunan pelabuhan curah batubara yang di Pantai Kasepuhan, Kecamatan Batang diharapkan bisa selesai tahun ini. Saat ini sudah memasuki tahap tiang pancang untuk jety (tempat merapat) kapal sepanjang 200 meter.

"Pelabuhan batu bara ini sebenarnya proyek investasi murni. Artinya semua pelaksanaannya ditangani investor, Pemkab Batang hanya memfasilitasi saja," ucap Kepala Bappeda H Soesilo SH MM.

Adapun latar belakang pembangunannya, didasarkan selama ini pelabuhan yang ada hanya digunakan untuk perikanan. Itu sangat ironis sekali, apalagi status sebenarnya merupakan pelabuhan niaga.

Keberadaan pelabuhan yang kini sedang dibangun itu, untuk menampung batubara yang didatangkan dari Kalimantan. Itu digunakan untuk menyuplai pabrik-pabrik maupun kegiatan usaha kecil menengah (UKM) yang selama ini masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM)- untuk digantikan dengan batubara.

"Di Batang sendiri sudah ada dua perusahaan besar yang mulai menggunakan batubara. Selain untuk memasok dalam wilayah sendiri juga untuk daerah tetangga seperti perusahaan di Kota maupun Kabupaten Pekalongan," kata dia.

Pelebaran Jalan

Selain pembangunan jety, juga pelebaran jalan menuju pelabuhan yang semula lebar tiga meter menjadi 12 meter. Setelah jalan selesai, dilanjutkan pembangunan lahan penampungan batubara berkapasitas 40 ton per bulan.

"Implementasi dari proyek skala besar ini adalah dalam jangka pendek penyerapan tenaga kerja. Sedangkan jangka panja panjang, aset daerah akan bertambah, karena setelah 10 tahun beroperasi, selanjutnya diserahkan ke pemkab."

Untuk mengevaluasi jalannya pembangunan pelabuhan itu, Pemkab Batang setiap satu bulan sekali mengadakan rapat dengan investor. Dengan menghadirkan tim-tim teknis seperti DPU untuk memantau pembangunan jalan, perhubungan menyangkut jety, dan Bagian Lingkungan Hidup dan Produksi menangani analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal).

"Untuk itu perlu dukungan dan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat. Karena untuk pembangunan pelabuhan ini pemkab tidak menanggung biaya, sepenuhnya dibiayai investor," tandas H Soesilo.(ar-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA