| Rabu, 30 Mei 2007 | PANTURA |
DPRD Akan Panggil PPNP
PEKALONGAN - DPRD Kota Pekalongan merencanakan memanggil Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP) berkaitan dengan berbagai kegiatan wisata bahari dengan menarik retribusi pada masyarakat. "DPRD akan mengundang penyelenggara untuk dimintai keterangan dalam sidang komisi DPRD," kata Ketua DPRD, Salahudin, kemarin. Dia mengaku akan membahas dengan komisi-komisi di DPRD untuk menanyakan berbagai kegiatan wisata bahari yang selama ini sering berbenturan dengan wisata Pasir Kencana milik pemkot, yang lokasinya bersebelahan. Salahudin mengaku heran dengan kegiatan wisata bahari yang beberapa kali bersamaan dengan kegiatan wisata Pasir Kencana. "Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tempat wisata itu, kami akan menindaklanjuti dengan rapat komisi dan mengundang PPNP," katanya. Kurang Sehat Dari kegiatan yang bersamaan itu, dia menambahkan, dapat menimbulkan persaingan kurang sehat. Padahal, PPNP itu merupakan kantor yang mengurusi perikanan. Tetapi kenyataannya bisa membuka unit usaha wisata dengan menarik retribusi dari masyarakat. Untuk mengetahui itu, PPNP akan diundang untuk dimintai penjelasan. Seperti diketahui, PPNP dalam Mei dan Juni ini menyelenggarakan kegiatan massal berupa senam masal pada Minggu Minggu lalu dan akan dilanjutkan lagi pada Juni ini berupa festival band (10/6), dan senam massal (17/6), serta kliwonan show (22/6) sebagaimana diberitakan Suara Merdeka, 23/5. Terhadap rencana DPRD itu, Kepala PPNP, Safli Arsyad siap menghadiri sidang jika benar-benar diundang. "Kami akan menjelaskan tentang kegiatan itu. PPNP membuka wisata bahari ini ada petunjuk dari pusat. Adapun tujuan wisata bahari itu, semata-mata untuk pendidikan kebaharian bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya," katanya. Di tempat wisata ini, kata dia, mendapat simpati masyarakat, Bahkan pengunjung kian hari kian meningkat. Ini disebabkan, di dalam gedung wisata itu tersedia akuarium raksasa berisi 150 jenis ikan laut dan 100 jenis ikan air tawar. Adapun jenis ikan laut yang menarik antara lain ikan hiu, moa dan krapu tikus yang merupakan binatang langka. Selain itu, juga tersedia mainan anak-anak, kapal pesiar dan kafe yang menarik bagi masyarakat.(A15-17) |