logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 30 Mei 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Demonstran ASEM Bentrok

HAMBURG - Ribuan demonstran antiglobalisasi berpawai di Kota Hamburg Selasa kemarin untuk memprotes pertemuan para menteri Asia dan Uni Eropa. Ratusan demonstran terlibat bentrok dengan polisi. Pengunjuk rasa memasang barikade dan melempari polisi dengan batu serta botol-botol. Tindakan itu dibalas polisi dengan tembakan meriam air dan pukulan pentungan. Seorang polisi dan seorang perempuan demonstran terluka. Sebanyak 21 demonstran ditangkap.

Sehari sebelumnya, sekitar 4.000 pengunjung rasa berpawai menuju pusat kota. Namun, mereka gagal mendekat ke hotel tempat para menteri berkumpul karena pasukan polisi mengadang dan memasang barikade di sekeliling hotel.

Para menteri luar negeri mendesak Korea Utara untuk menghentikan ambisi-ambisi nuklirnya. Mereka melontarkan hal itu pada jamuan santap malam di Hamburg. Keengganan Pyongyang melucuti senjata nuklirnya menjadi fokus pembicaraan para menteri.

''Sangat disesalkan bahwa Korea Utara tidak melaksanakan langkah pertama (untuk melakukan denuklirasasi seperti yang diminta kesepakatan enam pihak,'' kata Menteri Luar Negeri Jepang Taro Aso.(rtr-gn-25)

Rusia Tes Rudal Baru

MOSKWA - Rusia menguji coba rudal balistik antarbenua yang baru Selasa kemarin. Rudal dengan multi-hululedak itu dan masing-masing hululedak mampu menembak sasarannya masing-masing. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, rudal itu ditembakkan dari sebuah peluncur pada pukul 14.20 waktu setempat (17.20 WIB) dari kosmodrom Plesetsk, sekitar 800 km sebelah utara Moskwa.

Rudal RS-24 itu dapat dipersenjatai dengan 10 jenis hululedak. Kementerian menambahkan, rudal baru itu bakal menggantikan rudal antarbenua generasi sebelumnya seperti RS-18 dan RS-20.

Rudal-rudal dengan multi-hululedak yang bisa menembak sasaran berbeda secara serentak itu jauh lebih sulit ditangkis dan dihancurkan. Tes rudal itu menjadi sorotan karena Rusia belum lama ini menyatakan, rencana Amerika Serikat membangun sistem tameng rudal di Eropa untuk menangkis dan menembak jatuh rudal-rudal musuh adalah ancaman bagi keamanan negeri itu. Washington menyatakan, sistem tameng rudal itu bertujuan menangkal serbuan negara-negara musuh dan bukan untuk mengancam Rusia.(rtr-gn-25)

Viagra Himalaya

SM/AFP

DAUN-DAUN dalam foto ini adalah daun Yarshagumba yang tumbuh di kawasan Himalaya. Yarshagumba (bahasa Tibet) artinya ''tanaman musim panas, serangga di musim dingin''. Tanaman ini berfungsi sebagai suplemen kesehatan dan dijuluki ''Viagra Himalaya''. Yarshagumba hanya tumbuh di ketinggian 3.500 meter. Sejak berabad-abad lalu, tumbuhan ini dimanfaatkan bangsa China sebagai jamu penambah gairah. Harga daun itu sekarang berkisar 3.000 dolar AS per kg.(25)

Pendaki Tertua Everest

TOKYO - Mantan guru sekolah Katsusuke Yanagisawa (71) menjadi pendaki tertua yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest. Dia mengalahkan rekor pria Jepang lain yang menaklukkan Everest dalam usia 70 tahun pada Mei 2006.

Katsusuke mencapai puncak Himalaya itu melalui sisi Tibet, kemarin. ''Saya merasa lega. Akhirnya saya mampu memecahkan rekor itu. Semua ini berkat dukungan dari teman-teman,'' kata Katsusuke, seperti dikutip kantor berita Kyodo.

Asosiasi Pendaki Gunung Jepang menyatakan, Katsusuke telah mengukir sejarah sebagai pria tertua yang mendaki gunung setinggi 8.850 meter itu. Para penakluk puncak Everest meliputi pendaki termuda yang berusia 16 tahun, seorang pendaki buta, dan seorang penyandang cacat. (rtr-ben)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA