| Rabu, 30 Mei 2007 | BANYUMAS |
Gerakan Cuci Tangan DigalakkanKEPOLOSAN anak-anak SD muncul ketika pertanyaan datang dari Bupati Banyumas Aris Setiono. Sambil mengisahkan pengalamannya waktu kecil ia memberikan pertanyaan kepada murid SD se-Kecamatan Patikraja yang mengikuti ''Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun'' di halaman SDN Sidabowa I, kemarin. ''Apa yang saya lakukan saat pulang sekolah dan masih memakai seragam lengkap dengan sepatu, padahal waktu itu sudah lapar sekali?'' tanya Bupati disambut acungan jari ratusan anak. ''Pulang sekolah langsung makan,'' jawab Ika murid SDN Sidabowa I. ''Masa masih pakai seragam dan sepatu langsung makan?'' sergah Bupati. Mike, murid lain maju dan menjawab, ''Pulang sekolah lepas sepatu dan ganti seragam, kemudian cuci tangan pakai sabun baru makan.'' Jawaban itu dibenarkan Bupati. Namun ada juga yang mengatakan tidak pernah cuci tangan sebelum makan. Murid itu lalu disuruh maju untuk memeragakan cuci tangan pakai sabun, dan ternyata bisa melakukan. Bukan hanya murid SD, anak-anak TK juga hadir pada acara tersebut. Mereka memakai seragam sekolahnya sambil membawa ember kecil. Ada pula yang mengenakan seragam dokter kecil. Bupati Aris Setiono mengatakan cuci tangan memakai sabun perlu dibudayakan sejak dini sekaligus memberi teladan kepada masyarakat. Anak-anak sekolah rentan terhadap penyakit karena sistem imunitas atau kekebalan tubuhnya masih lemah. Dokter Puji Astuti dari Dinas Kesehatan Banyumas menyebutkan kegiatan itu sebagai promosi dan sosialisasi perilaku hidup sehat. (Budi Setyawan-27) |