| Senin, 28 Mei 2007 | NASIONAL |
PENELITIANBayi Bisa Bedakan Berbagai BahasaVANCOUVER - Bayi-bayi yang berusia kurang dari enam bulan ternyata memiliki kemampuan yang menakjubkan. Mereka mampu mendengar, melihat, dan merasakan hal-hal yang tidak mampu ditangkap indera orang dewasa atau anak-anak. Fakta itu ditemukan oleh sekelompok ilmuwan Kanada yang meneliti kemampuan berbahasa dan daya tangkap bayi. Hasil penelitian itu kemudian dipublikasikan dalam jurnal Science, Jumat lalu. Menurut para ilmuwan, bayi telah mengembangkan dasar-dasar untuk berbicara dan memahami bahasa sejak mereka masih dalam kandungan. Mereka mampu merespons bunyi yang merambat melalui air ketuban di dalam kandungan. Kemudian, beberapa saat setelah lahir, bayi memiliki daya tangkap yang lebih canggih lagi. Mereka dapat melihat hal-hal yang hanya dilihat oleh sebagian binatang, tetapi tidak tampak oleh orang dewasa, anak-anak atau bayi yang telah berumur beberapa bulan. Ketika usianya menginjak beberapa hari, bayi dapat membedakan antara bahasa ibu dan bahasa asing. Saat berusia empat atau lima bulan, bayi dapat membaca gerak bibir dan mampu membeda-bedakan jenis bahasa yang digunakan dalam gerak bibir itu. Pada usia enam bulan pertama, bayi bisa membedakan wajah dua ekor kera. Padahal, orang dewasa menganggap sama wajah kedua ekor kera itu. Bayi juga mampu menirukan suara-suara kera hanya dari gerak bibir dan mimik wajah hewan itu. Bayi juga ahli dalam hal irama. Sebab, mereka mampu membedakan irama yang berasal dari budaya mereka atau budaya lainnya. Kemampuan itu umumnya menghilang saat bayi berusia delapan bulan. Kecuali, bayi itu tumbuh di lingkungan yang menggunakan dua bahasa, sehingga mereka terus-menerus memanfaatkan keahlian dwibahasa tersebut.(rtr-ben-25) |