| Senin, 28 Mei 2007 | NASIONAL |
Delapan Kabupaten Digelontor Rp 67 MiliarKLATEN- Delapan kabupaten di Jawa Tengah mendapat bantuan dana Rp 67 miliar guna perbaikan sarana dan prasana pemukiman, pendidikan, pemerintahan, dan penataan lingkungan. Delapan Kabupaten itu adalah Klaten mendapat Rp 25,5 miliar, Wonogiri Rp 4,8 miliar, Sukoharjo Rp 7,6 miliar, Magelang Rp 8,9 miliar, Purworejo Rp 8,1 miliar, Boyolali Rp 10,6 miliar, Karanganyar Rp 39 juta, dan Temanggung Rp 32,5 juta. Khusus untuk Pasar Boyolali yang baru saja terbakar, Pemprov membantu Rp 250 juta. Bantuan sebesar itu berasal dari APBD, dana dekonsentrasi, dan debt swap. Selain itu juga sumbangan masyarakat Peduli Gempa Jawa Tengah Rp 1,1 miliar untuk sarana pendidikan di Klaten. Bantuan diserahkan Gubernur Mardiyanto saat menghadiri acara renungan dan refleksi gempa bumi 27 Mei di SD 03 Sengon, Prambanan, Sabtu ( 26/5) malam. ''Diharapkan para Bupati dan DPRD agar mengambil langkah percepatan administrasi. Sebab untuk sarana pendidikan dijadwalkan triwulan III 2007 selesai.'' Untuk sarana perumahan di Jateng yang rusak dan tak layak huni akibat gempa, saat ini sudah ditangani 101.084 unit dari jumlah awal 104.048 unit. Sarana kesehatan sudah ditangani 54 unit dari jumlah 84 unit, kantor 115 unit dari total 422 unit. Untuk sarana pendidikan dari total 801 unit sudah diselesaikan 504 unit dan sisanya ditarget selesai 2007. Gubernur berharap refleksi gempa dijadikan momentum introspeksi diri. Jangan justru saling curiga jika ada persoalan sedikit. Untuk mengamankan dari kemungkinan aduan masyarakat, semua pelaksana di tingkat bawah diharapkan menyusun tertib administrasi. ''Pejabat di tingkat wilayah jangan ada yang melakukan pemotongan. Kalau memang membutuhkan dana bisa diusulkan. Jika ada warga yang tidak puas juga harus melaporkan secara baik jangan melaporkan sesuatu yang tidak pasti.'' Selama ini dana rehabbilitasi-rekonstruksi dan rusak ringan Rp 500.000 disalurkan lewat bank dan bunganya dicatat. Semua akan dipertanggungjawabkan. Bantuan untuk Pasar Boyolali diharapkan untuk membuat pasar darurat agar roda perekonomian pedagang pulih.(H34-60) |