logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Mei 2007 NASIONAL
Line

Truk Terguling, 12 Tewas

  • Angkut Rombongan Pengajian

PASURUAN - Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya di Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari. Sebuah truk terguling di jalan yang berkelok-kelok dan curam, Minggu (27/5) pukul 18.00.

Hingga pukul 23.00 tadi malam, jumlah korban tewas yang telah dievakuasi ke kamar jenazah RS dr Sudarsono Pasuruan 12 orang. Sementara korban luka berat 27 orang dan 15 orang luka ringan. Sopir truk Faqih (50) selamat dan dimintai keterangan polisi.

Truk N-7554-UB itu sedang mengangkut 54 orang peserta pengajian yang sebagian besar warga Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. Mereka hendak mengikuti pengajian di Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari. Dalam perjalanan pulang, truk mengalami kecelakaan di Desa Sedaeng.

Rem Blong

Bagaimana truk itu numplek di jalan berkelok dan curam? Kemungkinan besar rem truk tersebut blong saat tiba di lokasi kejadian. Karena jalannya menurun dan sopir-belum diketahui identitasnya-tak bisa mengendalikan kemudi kendaraannya, maka truk berjalan zig-zag. Banyak penumpang berlompatan keluar dari bak truk untuk menyelamatkan diri. "Informasinya, kecelakaan terjadi arah Bromo bagian atas, banyak tebing curam di daerah itu," kata seorang petugas Banpol di Polsek Tosari, Pasuruan kepada wartawan.

Karena lokasi kejadian kondisinya gelap, maka proses evakuasi tidak bisa berjalan lancar. Selain itu, sinyal pesawat telepon selular kurang bagus, sehingga komunikasi berjalan kurang lancar.

Selain korban tewas, puluhan korban luka berat dan ringan telah dibawa ke RS dr Sudarsono dan RS lainnya di Kabupaten Pasuruan. Sejumlah pejabat Pemkab Pasuruan telah datang dan membesuk korban luka di sana. Di antaranya Wakil Bupati Pasuruan Muzammil Syafi'i.

Ditanggung Pemkab

Kepada wartawan Muzammil menyatakan, biaya pengobatan semua korban luka ditanggung pemkab. Pihaknya juga meminta kepada polisi dan petugas lainnya untuk membantu proses evakuasi para korban yang masih belum tertolong di lokasi kejadian. "Kami juga menanggung biaya pemakaman para korban meninggal dunia," tambahnya.(G14-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA