logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Mei 2007 SEMARANG
Line

Tempat Kos Sekitar Lokalisasi Digerebek

KENDAL- Puluhan kamar kos di sekitar lokalisasi Gambilangu, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Minggu (27/5) dini hari, menjadi sasaran operasi Pagar Teduh Polres Kendal. Selain memeriksa identitas para penghuni, aparat juga meneliti kamar kos.

Operasi yang digelar pukul 01.00-04.00 itu dipimpin Kasatreskrim AKP Ronald Ardiyanto Purba. Beberapa unsur Polres seperti Satreskrim, Satlantas, Provost, Polsek Brangsong, serta Kaliwungu ikut terlibat kegiatan dengan sasaran antara lain untuk mencari keberadaan kaki tangan teroris itu.

''Selain untuk mencari kemungkinan adanya anggota teroris yang bersembunyi di tempat ini, operasi juga untuk menciptakan stabilitas keamanan,'' papar Kapolres Kendal AKBP Tjahyono Prawoto SH melalui Kasat reskrim AKP Ronald Ardiyanto.

Operasi secara mendadak di kompleks prostitusi terbesar di Kendal itu, cukup mengejutkan warga dan penghuni lokalisasi. Sebanyak 40 polisi yang datang dengan menggunakan tujuh mobil langsung berpencar memeriksa sejumlah tempat kos. Selama lebih kurang tiga jam, polisi tidak memperoleh temuan cukup berarti. Hampir seluruh penghuni kos mampu menunjukkan identitas kartu tanda penduduk (KTP). Sejumlah penghuni diketahui merupakan pekerja seks komersial (PSK) yang menginap bersama pasangannya. Sebagian lain adalah pasangan suami-istri.

Vario Tabrak Carry

Ketika digerebek, hampir seluruh penghuni kos telah terlelap tidur. ''Para penghuni kos dapat menunjukkan identitas diri. Dengan demikian, mereka bersikap tertib. Tidak ada yang diamankan dalam operasi ini,'' papar Ronald.

Satu-satunya temuan cukup menarik selama operasi di sekitar lokalisasi adalah penangkapan dua anak muda yang mengendarai sepeda motor. Keduanya ditangkap, karena melarikan diri saat melihat petugas.

Berulang-ulang pengendara motor itu terjatuh dari kendaraannya dan tidak mampu menaiki motornya. Belakangan diketahui, pengendara motor sedang mabuk berat setelah pesta minuman keras di lokalisasi. Polisi akhirnya mengamankan motor dua pemuda warga Patebon yang tidak dapat menunjukkan STNK dan SIM C itu.

Usai merazia tempat kos, aparat melanjutkan operasi di jalur pantura, tepatnya di sekitar tugu perbatasan Kota Semarang dan Kendal depan lokalisasi. Sejumlah motor dan mobil pribadi yang melintas di periksa kelengkapan surat-surat kendaraannya.

Seusai menggelar operasi, rombongan menuju Mapolres. Di tengah perjalanan, tepatnya di jalur pantura depan Balai Desa Sumberejo, Kaliwungu, terjadi kecelakaan lalu lintas. Sebuah motor Vario H-3621-HN yang dikendarai Moh Suchri (24) dan Sulechan (29), warga Desa Purwokerto, Brangsong, menabrak mobil Suzuki Carry H-7118-LD dari arah belakang.

Motor melaju dengan kecepatan tinggi dari Semarang. Tabrakan terjadi, lantaran Suzuki Carry yang dikemudikan Juremi (45), warga Trayu, Singorojo, mendadak macet karena kehabisan bahan bakar. Pengendara dan pembonceng motor menderita luka serius. (G15-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA