| Senin, 28 Mei 2007 | SEMARANG |
3.000 Motor Ikut Reli WisataSEMARANG - Tidak kurang dari 3.000 pengendara sepeda motor meramaikan reli wisata yang diselenggarakan PT Astra Internasional Honda Sales dan Nusantara Sakti Semarang. Start dilakukan di depan Balai Kota dan finish di Lapangan Pancasila Simpanglima. Pengibaran bendera start dilakukan Wakil Wali Kota Mahfudz Ali. Peserta melewati rute yang telah ditentukan, antara lain tempat-tempat wisata Kota Semarang seperti kawasan Kota lama, Sam Poo Kong, Gereja Blenduk, dan Masjid Agung Jawa Tengah. Panitia Pelaksana, Thomas Wahyono mengatakan, reli ini digelar dalam rangka mendukung program Pesona Asia (SPA). Karena itu para peserta sengaja diarahkan melewati kawasan wisata yang selama ini menjadi ikon Kota Semarang. Reli wisata ini bukan adu cepat layaknya reli, melainkan parade motor dengan melewati pos-pos tertentu. "Kami sengaja memperkenalkan kepada masyarakat terhadap kawasan wisata yang dipunyai Kota Semarang. Karena kami berkecimpung dalam bisnis motor, maka memperkenalkan wisata pun dengan reli seperti itu," katanya. Thomas menambahkan animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut cukup besar. Bahkan panitia telah menutup pendaftaran sebelum waktu yang ditentukan, karena pesertanya telah melampaui target. "Sebelum turis asing melihat keindahan Kota Semarang, masyarakat lokal pun perlu diperkenalkan lebih jauh. Hal ini agar program SPA benar-benar menyentuh masyarakat," tambahnya. Selain memperkenalkan wisata, peserta juga ikut mensosialisasikan safety ridding, program yang diluncurkan kepolisian. Program ini menekankan keselamatan dalam berkendaraan, di antaranya peserta reli dianjurkan menyalakan lampu di siang hari, dan mematuhi peraturan lalu lintas.(H32-18) |