| Senin, 28 Mei 2007 | SEMARANG |
''Ayo Pasoepati, Kepakkan Sayapmu"
PASOEPATI yang dimaksud itu bukanlah kelompok suporter klub sepak bola asal Solo, melainkan nama sebuah ayam serama yang tengah mengikuti kontes kecantikan ayam serama yang diadakan di Hall Pamer Sri Ratu Jl Pemuda, Minggu (27/5). Ya, di tempat itu memang digelar kontes ayam serama bertajuk ''Semarang Pesona Asia 2007'' yang diikuti peserta dari berbagai kota di Jateng. Kontes tersebut dibagi lima kelas, yaitu kelas remaja, betina, dewasa A, dewasa, B, dan dewasa bebas. Selain Pasoepati, ikut juga ayam serama antara lain Naga Hitam, Juwita, Denok, Beauty, Hitam Manis, dan Kapok. Ayam-ayam tersebut, berlenggak-lenggok di atas meja kecil layaknya peragawati sedang berjalan di atas cat walk. Ketika Pasoepati diletakkan di atas meja, sang pemilik yang juga joki memberikan dukungannya agar ayam dari Malaysia itu mau mengepakkan sayapnya. Tujuannya untuk menarik perhatian juri dan para pengunjung yang memadati lokasi di mana acara tersebut digelar. "Ayo Pasoepati, kepakkan sayapmu, busungkan dadamu," ujar sang joki memberi semangat kepada ayam itu. Namun ketika diberi aba-aba, ayam serama itu enggan mengepakkan sayap dan membusungkan dadanya. Sebaliknya, saat sang joki diam, Pasoepati justru tidak hanya mengepakkan sayapnya, tetapi juga membusungkan dada sambil berkokok. Selain itu, ayam tersebut juga berjalan layaknya seorang peragawati yang tengah berlenggak-lenggok di atas cat walk. Hal yang sama juga dilakukan 25 ayam serama yang ambil bagian dalam kontes kecantikan tersebut. Lomba itu juga diikuti seekor anak ayam serama yang baru berumur 11 hari. Ketika dipandu seorang joki dengan menggunakan bulu ayam yang diikatkan dengan kayu kecil, anak ayam bernama Kapok itu menengadahkan kepalanya seperti mencari induknya. Panitia pelaksana, Andre Candra mengatakan, kontes itu merupakan penyelenggaraan kali kedua di Kota Semarang. (56) |