| Senin, 28 Mei 2007 | SEMARANG |
Organda Lirik Lahan Semarang GudangSEMARANG- Organda Pelabuhan Tanjung Emas melirik lahan eks Stasiun Semarang Gudang di Kemijen untuk dikembangkan sebagai tempat parkir truk kontainer. Sebab, selama ini banyak truk kontainer beroperasi di pelabuhan Tanjung Emas parkir di pinggir jalan. Misalnya, di sepanjang jalan Ronggowarsito. Ketua Organda Pelabuhan Tanjung Emas, Slamet Riyadi mengatakan, lahan parkir yang tersedia di kawasan pelabuhan sudah tidak mencukupi. Padahal, jumlah truk yang beroperasi di kawasan itu mencapai 1.200 unit. Sementara, bila perusahaan transportasi membuka pangkalan sendiri, akan membutuhkan investasi bernilai tinggi. Untuk memanfaatkan lahan parkir yang sudah ada, para sopir truk hanya dikenakan tarif tertentu, yang dinilai lebih ringan. ''Untuk mengatasi banyak truk yang parkir di jalanan, kami punya pandangan menyewa lahan eks Stasiun Semarang Gudang,'' katanya dalam sebuah diskusi perkereta apian, baru-baru ini. Dia menilai parkir truk sembarangan bisa jadi karena ulah sopir yang memang ingin lebih mudah. Seperti parkir di dekat rumah sendiri. PT Kereta Api Daerah Operasi IV hingga kini belum melakukan pembicaraan soal rencana penyewaan lahan eks Stasiun Semarang Gudang. Humas PT KA Daop IV, Suprapto menyambut baik rencana Organda Pelabuhan Tanjung Emas yang akan memanfaatkan lahan eks Stasiun Semarang Gudang. Diharapkan ada tindak lanjut dari PT KA Daop IV maupun Organda Pelabuhan Tanjung Emas. Bila rencana itu terealisasi, Organda harus melakukan pengurukan. Hal itu akan dibahas dalam poin-poin nota kesepahaman. Biasanya, PT KA menawarkan aset-aset tidak produktif dengan sistem sewa hak guna pakai. Beberapa aset di sejumlah tempat yang sudah disewakan itu, di antaranya dipergunakan untuk perkantoran dan ruko. (H22-56) |