logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Mei 2007 KEDU & DIY
Line

Paket Wisata Pembelajaran IPS di Kompleks Ratu Boko

YOGYAKARTA - Dalam waktu dekat masyarakat akan dapat menikmati paket wisata pembelajaran IPS di kompleks Rato Boko dan sekitarnya. Paket wisata itu merupakan wujud inovasi pengembangan Laboratorium IPS FISE Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Badan Penelitian Pemeliharaan dan Perlindungan (BPPP) benda purbakala Yogyakarta.

Paket tersebut dirancang khususnya untuk mendukung pembelajaran IPS yang selama ini terkesan membosankan. Selain untuk siswa sekolah, para akademisi dan masyarakat umum, bahkan kalangan turis dapat pula menikmati wisata pembelajaran tersebut dengan memilih paket satu hari atau paket terpadu selama tiga hari.

Demikian hasil out bound perumusan skenario program paket wisata pembelajaran IPS di kompleks Ratu Boko, Prambanan, baru-baru ini. Acara tersebut diikuti oleh dosen-dosen FISE UNY calon guide dipimpin langsung oleh Ketua Tim Laboratorium IPS Terpadu Prof Sumantri dan Pembantu Dekan III FISE Ekram Prawiroputro MPd.

Pada kesempatan itu, peserta out bound menyusuri rute wisata mulai dari kompleks istana Ratu Boko, situs Gua Lanang dan Gua Wadon, Paseban serta Candi Barong. Dalam perjalanan setengah hari tersebut para peserta dilatih untuk menjelaskan kondisi geografis dan sejarah lokasi. Acara diakhiri dengan pelatihan game di rumah warga Boko hingga sore hari.

Dinikmati Masyarakat

Menurut Prof Sumantri, tidak lebih dari setengah tahun lagi program ini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat. Para pengunjung paket wisata tersebut akan mengikuti kegiatan mulai dari penjelasan arkeologis dan sejarah kompleks Ratu Boko, kemudian mengkaji struktur geologis dan geografis, struktur sosial serta ekonomi masyarakat di sekitar situs Ratu Boko.

Agar pengunjung merasakan kondisi keseharian masyarakat sekitar kompleks Ratu Boko, mereka diajak terjun langsung dalam kehidupan masyarakat dan mereka akan menginap di rumah penduduk, memasak makanan bersama penduduk, bahkan ikut ronda malam.

''Kegiatan ini akan sangat menarik masyarakat, khususnya para siswa yang jarang menikmati panorama pedesaan,'' tandasnya.

Adapun Ketua BPPP Drs Agus Waluyo di sela-sela kegiatan itu berharap, kerja sama BPPP dengan FISE UNY dalam pengembangan paket wisata menjadi kontribusi nyata sinergitas program. ''Kami akan melaksanakan MoU seoptimal mungkin agar program dapat berjalan baik,'' tambahnya. (P12-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA