| Senin, 28 Mei 2007 | KEDU & DIY |
Sido Muncul Bantu 60 Rumah Korban GempaYOGYAKARTA - Untuk meringankan masyarakat korban gempa khususnya yang belum mendapat bantuan dari pemerintah atau pihak lain, maka PT Sido Muncul berniat akan memberi bantuan dengan membangunkan rumah bagi korban yang selama ini sama sekali belum memperolehnya. Sehubungan dengan itu, PT Sido Muncul akan membangun 60 unit rumah tipe 21 untuk korban gempa yang ada di Bantul, Yogyakarta, dan Jateng. Namun, kata Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sido Muncul, bantuan ini hanya khusus korban gempa yang sama sekali belum mendapat bantuan dana rekonstruksi dari pemerintah ataupun LSM. ''Bantuan ini kami prioritaskan, khususnya bagi korban gempa yang berstatus janda atau yang tidak produktif lagi,'' ujar Irwan Hidayat di sela menghadiri refleksi setahun peristiwa gempa di halaman TVRI Yogyakarta, Sabtu (26/5). Acara mengenang setahun terjadinya gempa bumi yang meluluhlantakkan bangunan dan puluhan jiwa manusia baik di Bantul, Yogyakarta maupun Klaten tersebut dimeriahkan dengan kehadiran bintang iklan Kuku Bima Energi dan Tolak Angin. Bintang iklan Sido Muncul tersebut adalah Rieke Diah Pitaloka, Vega Darwanti, Chris John, Ana Maria, dan pelawak Timbul. Para artis tersebut turut menghibur ratusan korban gempa baik yang ada Bantul, Yogyakarta, maupun Klaten. Acara ini disiarkan langsung TVRI Yogyakarta. Sedang Menyurvei Lebih lanjut Irwan mengungkapkan, pihaknya kini tengah menyurvei siapa saja nantinya yang memenuhi kriteria calon penerima bantuan tersebut. ''Satu desa mungkin cukup tiga atau empat keluarga saja yang berhak menerima bantuan. Yang jelas, minimal bangunan rumah itu nantinya memenuhi konstruksi yang benar,'' ungkapnya. Sejauh ini angka penjualan produk Sido Muncul meningkat pesat, seperti Tolak Angin yang tak pernah menurun omzetnya. Bahkan, tambahnya, untuk Kuku Bima Energi mengalami kenaikan omzet sampai 400%. Kuku Bima Energi dalam peluncuran rasa baru teh dan kopi melakukan road show di sejumlah daerah seperti Tangerang, Surabaya, Jambi, Palu, Samarinda, dan Jakarta. Nantinya akan diteruskan ke daerah lain, mengikutkan bintang iklannya untuk keliling pasar memberikan sampling secara langsung kepada konsumennya. Acara mengenang satu tahun gempa Yogyakarta diawali dengan doa, dilanjutkan hiburan tari tradisional seperti tari golek, tari montro, angguk, dan tayub. Terakhir ditampilkan ketoprak kolosal berjudul "Lindhu". Ketoprak yang disutradarai Bondan Nusantara ini dimainkan para korban gempa dari Kecamatan Dlingo. (sgt-70) |