| Senin, 28 Mei 2007 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATChina Kecam PentagonBEIJING - Media pemerintah China Minggu kemarin mengecam Pentagon (Departemen Pertahanan AS) berkaitan dengan laporannya mengenai modernisasi militer China. Pentagon menuduh Beijing berniat memperluas kekuatan militernya ke kawasan lain. Media China balas mengecam dengan menyatakan, modernisasi itu bertujuan supaya militer China tidak tertinggal dengan militer Amerika. Beijing masih belum mengeluarkan reaksi resmi atas laporan itu, tetapi media China mengisyaratkan ketidaksenangan itu. Kendati Washington dan Beijing telah bekerja sama erat menghadapi krisis Korea Utara, pernyataan keras itu menegaskan rasa tidak percaya yang membelakangi persepsi-persepsi militer di dua negara. ''Seperti laporan-laporan terdahulu, ini adalah salah satu komentar yang menyakitkan hati,'' demikian laporan yang dimuat di situs-situs kantor berita Xinhua dan Harian Rakyat. Laporan tahunan Pentagon kepada Kongres AS mengenai kekuatan militer China menyebutkan, Beijing masih mempertahankan fokus agenda keamanannya pada Selat Taiwan. Namun, menurut laporan itu rudal-rudal baru China dapat digunakan untuk keperluan di luar Taiwan. Kemajuan Angkatan Udara juga akan memungkinkan perluasan operasi udara di Laut China selatan.(ant-25) Meniru Mao Zedong SM/Reuters SEORANG perempuan China, Chen Yan (51), begitu terobsesi pada mendiang Mao Zedong sehingga dia meniru persis penampilan Mao. Chen yang tingginya hanya 1,55 meter mengenakan sepatu khusus supaya persis Mao yang setinggi 1,80 meter. Dialah perempuan pertama yang tampil menjadi ''kembaran'' Mao Zedong.(25) G-20 Desak Amerika SYDNEY - Negara-negara yang tergabung dalam Kelompok 20 (G-20) mendesak supaya seleksi presiden baru Bank Dunia terbuka untuk kandidat dari luar Amerika. Keputusan reformasi pemilihan presiden Bank Dunia sebetulnya sudah tertuang pada komunike 2006, namun Sabtu lalu mereka mendesak supaya hal itu diwujudkan. Australia Minggu kemarin mendukung seruan tersebut. Canberra menyatakan, sangat mendukung sikap G-20 bahwa pemimpin Bank Dunia maupun Dana Moneter Internasional semestinya ditunjuk melalui proses terbuka dengan kandidat-kandidat yang tidak dibatasi kebangsaan. Pemerintah Amerika Serikat tampaknya tetap berpegang pada tradisi selama ini bahwa presiden Bank Dunia harus seorang warga Amerika. President George W Bush telah meminta Menteri Keuangan Henry Paulson untuk memilih pengganti Paul Wolfowitz. Australia adalah ketua G-20 pada tahun 2006 ketika pertemuan tahunan kelompok itu mengeluarkan komunike seruan reformasi proses pemilihan pemimpin Bank Dunia dan IMF. ''Australia berharap IMF dan Bank Dunia melanjutkan proses modernisasi dengan membuka proses pemilihan presiden dan direktur,'' kata Menteri Luar Negeri Australia David Costello.(rtr-gn-25) |