logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Mei 2007 BANYUMAS
Line

Empat Hektare Padi Diserang Belalang

BANYUMAS-Hama keong emas dan belalang, dalam dua pekan terakhir ini mulai menyerang tanaman padi di Banyumas dan Purbalingga. Keong emas sudah menyerang tanaman padi seluas 10 hektar, dan belalang empat hektar.

Kepala Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) / Brigade Proteksi Tanaman Wilayah Banyumas Suryo Banendro kemarin mengatakan, meski serangan belum meluas, petani harus segera melakukan pengendalian.

Hama keong emas, pada tahun 1990-an pernah menyerang tanaman padi di wilayah Cilacap pada areal yang sangat luas. Saat itu petani sangat kewalahan, karena perkembangan serangannya sangat pesat.

''Padi yang diserang hama keong emas, terutama adalah tanaman muda. Hama ini memakan batang padi. Bila tidak dikendalikan, tanaman tidak bisa tumbuh dewasa,'' jelasnya.

Di Kabupaten Banyumas, padi yang diserang hama ini mencapai enam hektar, yaitu di Kecamatan Jatilawang ( empat hektar), Sokaraja dan Purwokerto Barat masing-masing satu hektar.

Sementara di Kabupaten Purbalingga, keong mas sudah menyerang lahan tanaman padi seluas empat hektar, tersebar di Kecamatan Padamara dan Bukateja masing-masing dua hektar. Hingga kemarin belum ada laporan tentang serangan keong emas di Banjarnegara dan Cilacap.

Belalang

Suryo menjelaskan, hama belalang juga sudah menyerang lahan seluas empat hektar, yakni di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga, maing-masing dua hektar. Serangan masih ada di Kecamatan Purwokerto Barat, Kecamatan Banyumas (dua hektar) dan Kecamatan Padamara Purbalingga (dua hektar).

''Yang diserang oleh hama keong mas dan belalang, adalah tanaman muda. Saat ini, tanaman padi yang ditanam pada musim tanam kedua masih banyak yang berusia muda. Tanaman harus selalui dikontrol. Bila ditemukan ada telur keong emas atau belalang harus segera dikendalikan, agar tidak menjadi serangan,'' jelasnya. (G23-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA