| Senin, 21 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Persipur Atasi Persebi di Kandang
GROBOGAN-Persipur mencetak kemenangan saat menjamu Persebi Boyolali dalam lanjutan Kompetisi Divisi I Liga Indonesia di Stadion Krida Bhakti, Purwodadi, kemarin. Mereka unggul 2-0. Kedua gol tercipta pada baba kedua. Umpan tarik pemain depan Charles Orock dari sudut kanan pertahanan lawan berhasil dimanfaatkan Simammo Bertrand menjadi gol pada menit ke-79. Sekitar 10 menit sebelumnya, tendangan pemain asing bernomor punggung 12 tadi juga menjebol gawang. Namun, wasit Adi Riyanto asal Kendal menganulirnya. Simamo dianggap berada pada posisi offside setelah menerima bola lambung dari pemain depan Prananda Aditya. Keputusan itu dicemooh penonton. Gol yang dianulir tidak mematahkan semangat anak-anak asuhan Edi Paryono. Mereka mempercepat irama permainan. Hasilnya adalah gol menit ke-79. Bola Lambung Setelah tertinggal, tim tamu meningkatkan tekanan. Anak-anak asuhan Ahmad Sukisno mengandalkan bola lambung dan sundulan. Namun, ketatnya lini belakang disertai kegigihan penjaga gawang Agus Jamal membuat peluang-peluang itu kandas. Bahkan pada menit ke-88 Persipur menambah keunggulan melalui Charles Orock. Dia mencetak gol setelah lepas dari kawalan pemain belakang lawan. Manajer HM Nurwibowo menuturkan, kemenangan didapat berkat perjuangan keras. "Persebi sangat disiplin. Anak-anak sempat kewalahan," tuturnya, seusai pertandingan. Unggul Dulu Sukisno menyatakan kecewa dengan sikap wasit yang terkesan memihak salah satu tim. Namun secara umum diakui pertandingan berjalan baik. Tim lain Jateng, Persiku, berhasil meredam ambisi tuan rumah Perserang meraih poin penuh di kandangnya. Dalam lanjutan Kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2007 di Stadion Yusuf Maulana Se- rang, kemarin, anak-anak Kudus menahan tuan rumah 1-1. "Macan Muria" bahkan memimpin terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Suprapto pada menit ke-9. Umpan lambung Christian dari sektor kanan pertahanan tuan rumah, disambar Suprapto. Gawang yang dijaga Fajar Karisma pun bobol. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Perserang meningkatkan intensitas tekanan. Hasilnya, serangan mereka membuahkan tendangan penalti. Wasit menilai Edson melakukan hands ball di kotak terlarang. Hadiah penalti diselesaikan dengan baik oleh Kollie pada menit ke-61. "Anak-anak sudah bermain bagus," kata Pelatih Kepala Persiku Subangkit. Pada pertandingan tersebut pasukannya memainkan pola 4-4-2. Dua striker, Agus dan Christian (yang kemudian diganti Roshid), diandalkan sebagai tumpuan serangan. Untuk lapangan tengah, Subangkit mengandalkan Khusaeri, Suprapto, Kwateh dan Pozo. Sedangkan lini pertahanan diisi Murwanto, Adrian, Edson dan Aris. Menurut Subangkit, saat kehilangan bola Edson Leonardo cs tetap tampil tenang. Mereka tidak kehilangan konsentrasi. Lawan memang mendominasi serangan. Namun demikian, anak-anak asuhannya konsisten membangun peluang lewat serangan balik. "Persiku tampil disiplin pada pertandingan ini. Hasil seri di kandang lawan sudah cukup baik," ungkapnya. Pada pertandingan tersebut wasit Erwin Winter dari Jakarta mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain tim tamu Julius Kwateh. (hs,H8-22) |