| Senin, 21 Mei 2007 | MURIA |
Warga Minta Kali Mintobasuki DibendungPATI- Masyarakat lima desa di Kecamatan Gabus dan Winong, Pati, mendambakan pembangunan bendung air di Kali Mintobasuki. Penyediaan fasilitas itu untuk menunjang kegiatan cocok tanam para petani. Selama ini, areal persawahan milik petani hanya mengandalkan air tadah hujan. Desa-desa yang membutuhkan air irigasi itu, ungkap Kepala Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Marsono, yakni, Gempolsari dan Mintobasuki. Tiga lainnya di Kecamatan Winong yaitu Degan, Sumbermulyo, dan Beringin Wareng. ''Selama ini para petani mendambakan air untuk kegiatan cocok tanam padi dari Kali Mintobasuki. Namun kendalanya, alur kali sepanjang 2,5 kilometer itu baru bisa dialirkan ke lahan sawah dengan menggunakan pompa kalau Kali Juwana terjadi pasang,'' jelas dia. Kalau Kali Juwana surut, air yang mengalir ke Kali Mintobasuki ikut berkurang. Yang tersisa hanya air di cekungan, dan tak bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah. Pada kondisi musim tanam kedua kali ini, tanaman padi sangat membutuhkan air. ''Karena itu, solusi sementara selama Kali Juwana sedang pasang, petani beramai-ramai membendung Kali Mintobasuki dengan anyaman bambu,'' kata dia. Kades Degan, Purwadi menambahkan, upaya membendung kali tersebut bertujuan supaya sampai memasuki kemarau, air cukup tersedia. Jika terjadi hujan di lereng Gunung Muria dan di Pegunungan Kapur Kendeng Utara, air dari Kali Juwana masih bisa pasang. ''Air bisa ditampung di Kali Mintobasuki untuk keperluan para petani untuk lahan padi yang luasnya mencapai 100 hektare. Bila masih tersisa air, untuk persiapan menjelang musim tanam berikutnya,'' papar dia saat ditemui di lokasi bendung sementara Kali Mintobasuki. Sebenarnya, lanjut dia, kalau hanya mengandalkan bendung sementara, tandon air di kali itu tak bisa maksimal. Berbeda jika pemerintah kabupaten membangun bendung permanen. Saat air Kali Juwana pasang, pintu bendung dibuka agar air bisa masuk ke Kali Mintobasuki. Sebaliknya, ketika air Kali Juwana surut, pintu bendung ditutup. ''Tampungan tandon air bisa maksimal, bila alur Kali Mintobasuki yang lebarnya mencapai 9 meter itu juga dikeruk lagi,'' imbuhnya.(ad-76) |