| Senin, 21 Mei 2007 | SEMARANG |
Jalur Pantura Agak Tersendat
KENDAL - Sejak sepekan terakhir, jembatan Sungai Bodri di wilayah Kecamatan Patebon, Kendal ditutup untuk lalu lintas jalur pantura. Pasalnya, jembatan yang mempunyai panjang lebih kurang 100 meter tersebut dalam perbaikan pihak Bina Marga Pemprov Jateng. Terkait dengan kegiatan perbaikan, arus lalu lintas satu-arah dari timur (Kota Semarang) yang biasanya melintas pada jembatan tersebut harus dialihkan. Arus lalu lintas jalur pantura, dari arah timur dan barat (Pekalongan) memanfaatkan jembatan Sungai Bodri (terletak di sisi utara jembatan yang sedang diperbaiki-Red). ''Sampai hari ini, kami belum memperoleh laporan terkait dengan perbaikan jembatan dari pihak Bina Marga Pemprov Jateng. Kerusakan apa yang menyebabkan bangunan jembatan tersebut harus diperbaiki, kami belum mengetahuinya,'' ungkap Kasubdin Bina Marga DPU Pemkab Kendal Indar Wimbono, kemarin. Apabila ada perbaikan sarana jalan dan jembatan yang menjadi tanggung-jawab Bina Marga, lanjut dia, Pemkab akan mendapat pemberitahuan. ''Biasanya pihak Bina Marga Provinsi akan memberitahu kegiatannya. Kami akan mencari informasi terkait hal itu.'' Retak-retak Berdasarkan pengamatan di lapangan, perbaikan jembatan Sungai Bodri harus dilakukan karena munculnya retak-retak pada sejumlah titik bangunan. Untuk proses perbaikan, beberapa titik yang retak tersebut dilubangi. Terlihat jelas, anyaman besi yang berfungsi sebagai tulang jembatan. Terdapat tiga lubang di bagian tengah bangunan jembatan yang akan diperbaiki. Lubang terbesar berdiameter sekitar tiga meter persegi. Untuk pemberitahuan kepada pengguna jalan, pada bagian ujung jembatan dipasang rambu-rambu larangan masuk. Bahkan rambu larangan sudah dipasang di pertigaan jalan sebelah barat Kecamatan Patebon. Dengan difungsikannya satu jembatan Sungai Bodri guna arus dua arah, pada jam- jam tertentu mengakibatkan arus lalu lintas di jalur pantura agak tersendat. Sejumlah kendaraan berat, seperti truk dan bus harus berjalan lambat ketika melintas di atas jembatan Sungai Bodri. (G15-16) |