logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Mei 2007 SEMARANG
Line

Tanamkan Budaya Bersih sejak Dini

SEMARANG - Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Maka dari itu, untuk menjaga kebersihan lingkungan, perlu menanamkan budaya bersih kepada anak-anak sejak usia dini.

Penjelasan itu disampaikan pembina apel, Bimbong Yogatama, mewakili Wali Kota Sukawi Sutarip dalam acara Resik-resik Kutha di Perumahan Jatisari, Mijen.

"Dengan menanamkan budaya bersih pada anak-anak sejak usia dini, maka nantinya mereka akan terbiasa membuang sampah padat tempatnya," katanya, Minggu (20/5).

Acara yang diprakarsai New Exi Production bersama Pemkot, Harian Umum Suara Merdeka, dan Djarum 76 itu diikuti ratusan peserta yang terdiri atas aparat kecamatan, para lurah se-Kecamatan Mijen, TNI, Brimob, pelajar, ketua RT dan RW, serta warga.

Mantan Camat Semarang Selatan itu mengatakan, dengan kegiatan tersebut, dapat mencegah munculnya demam berdarah dan lingkungan menjadi bersih. "Selain itu semoga Kota Semarang bisa mempertahankan adipura," kata dia.

Seusai apel, peserta langsung menuju lokasi kerja bakti, di sepanjang jalan depan Perumahan Jatisari. Sasaran mereka adalah membersihkan rumput-rumput yang ada di sana.

Setelah rumput dibabat, sebagian peserta langsung memasukkannya ke dalam keranjang sampah.

Ada juga yang menumpuk rumput tersebut di pinggir jalan untuk kemudian diambil petugas dari Dinas Kebersihan Kota dengan truk. (H36-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA